SEMARANG – Laga ujicoba PSIS versus Timnas U-19 di Stadion Jatidiri Semarang nanti malam, akan menjadi pembuktian awal pelatih Eko Riyadi setelah resmi menangani PSIS saat ini. Laga tersebut juga akan menjadi ujian pertama bagi Eko Riyadi, sejauh mana kemampuan pelatih asal Semarang itu meramu kekuatan tim sebelum benar-benar turun di kompetisi.
Selama hampir dua bulan persiapan PSIS menghadapi kompetisi Divisi Utama 2014, tim berjuluk Mahesa Jenar itu belum pernah melakoni laga ujicoba versus tim selevel atau tim yang memiliki level di atas mereka. Tiga kali uji coba yang pernah dilakoni PSIS hanya melawan tim-tim lokal seperti Berlian Rajawali, SSS dan PS AD Semarang. Nanti malam PSIS Evan Dimas dkk diprediksi bakal menyulitkan anak-anak PSIS, meski para pemain tim Garuda Muda ini masih berusia belasan tahun.
“Harapannya pasti tim bisa tetap menunjukkan permainan terbaik saat lawan Timnas. Tapi kalau evaluasi khusus untuk pelatih saya kira saat ini masih prematur, karena ini juga masih uji coba,” terang manajer tim PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto kemarin.
Eko sendiri ditemui di Stadion Jatidiri kemarin mengakui, pihaknya tidak secara khusus mentargetkan kemenangan, target utamanya di laga ujicoba nanti akan dia gunakan untuk pematangan tim sebelum kompetisi. “Target menang pasti ada, tapi bagi kami target utama yang ingin kami capai dari ujicoba besok (hari ini, Red) kita bisa melihat dimana kekurangan-kekurangan kami untuk selanjutnya dievaluasi,” kata Eko Riyadi kemarin.
Selain itu, petang nanti, kemungkinan besar Eko tetap akan menurunkan dua breaker yang kini tengah dipantau kualitasnya yaitu eks gelandang Persepam Madura United, Handi Utomo dan eks gelandang Persitema, M Yunus. “Keduanya akan kita coba, tapi untuk starter atau tidaknya kita masih harus menunggu hingga kondisi terakhir sebelum pertandingan besok (hari ini, Red),” lanjut mantan pelatih Persitema Temanggung itu.
Disinggung mengenai strategi, Eko berharap petang nanti timnya tidak mengikuti irama permaianan Timnas U-19,”Kita tekankan justru kita yang harus mengatur irama permainan, makanya disitu peran gelandang sangat vital,” sambung Eko.
Lebih lanjut Eko menambahkan, Fauzan Fajri dkk akan turun dengan formasi 4-2-3-1, di depan Hari Nur akan menjadi tumpuan tim Mahesa Jenar untuk membombardir pertahanan Timnas U-19. “Di second striker kita punya Gypsi Salaita Alaita atau Saptono juga bisa turun di sektor itu. Yang jelas kami berharap banyak hal bisa kami ambil dari ujicoba ini termasuk anak-anak juga harus belajar mengatasi tekanan suporter,” pungkasnya.
Sementara itu GM PSIS Kairul Anwar mengharapkan ujicoba ini dapat menjadi titik balik bagi PSIS untuk beprestasi lebih baik dan menembus kasta ISL. ”Animo masyarakat dan pecinta bola terhadap timnas U-19 sangat luar biasa. Kami sangat berterima kasih dengan tur nusantara Timnas ini. Momen ujicoba ini dapat menjadi kebangkitan PSIS menuju prestasi lebih baik yaitu ke ISL,” jelas Kairul yang didampingi Direktur Teknik PSIS SEtyo Agung Nugroho dan Manajer tim Wahyu Winarto. (bas/smu)