Posisi Tak Bergeser

MUNGKID—Gempa yang sempat mengguncang Jawa Tengah pada akhir Januari lalu, tidak berdampak apa-apa terhadap kondisi bangunan Candi Borobudur. “Dari pengukuran yang sudah kami lakukan, bangunan Candi Borobudur diketahui tidak bergeser dan tidak mengalami perubah­an kemiringan,” ujar Kepala Sek­si Layanan Konservasi Balai Kon­servasi Peninggalan Candi Boro­budur, Iskandar M Siregar, kemarin.
Untuk mengecek kemungkinan adanya pergeseran, pihaknya melakukan lima metode pengukuran, yaitu menggunakan inklinometer, menggunakan autolevel, total station, crackmeter, dan GPS (global positioning system). Untuk mengukur kemiringan, digunakan alat sederhana menggunakan benang yang diberi pemberat.
Hasil pengukuran GPS, menurut Iskandar, saat ini sedang diteliti oleh sejumlah pakar geoteknik di Jepang. Namun, hasil yang diperoleh diprediksi akan sama dengan hasil pengukuran dari empat metode lainnya.
Iskandar mengatakan, pihaknya juga melakukan pengukuran, mengecek pergeseran di Candi Mendut dan Candi Pawon, menggunakan metode autolevel dan total station.
Dua metode ini juga menunjukkan bahwa dua candi di Kabupaten Magelang ini masih berada dalam posisi yang sama seperti sebelumnya. (vie/lis)