Tabrak Mobil Patroli Trans Marga Jateng
JATINGALEH — Tabrakan karambol terjadi di tol Banyumanik-Krapyak kilometer 09.300 B/B, Minggu (9/2) sekitar pukul 22.00 lalu. Kecelakaan melibatkan truk fuso bernopol L 8404 UF, mobil patroli Trans Marga Jateng (TMJ) bernopol B 9085 PBC, serta truk dump bernopol H 1941 AE bermuatan pasir.
Akibat kejadian itu, sopir dan kernet truk fuso tewas seketika di lokasi kejadian. Korban adalah Sutrisno, 49, warga Pinaringan, Sidoarjo, dan Adi Pratantio, 54, warga Surabaya. Sedangkan dua pengemudi kendaraan lain hanya mengalami luka ringan. Kecelakaan ini diduga akibat truk fuso mengalami rem blong saat melewati jalanan menurun.
Informasi yang dihimpun Radar Semarang menyebutkan, kecelakaan karambol tersebut bermula ketika truk fuso bermuatan besi material mesin pembuatan rokok yang disopiri Sutrisno melaju dari arah Banyumanik menuju Krapyak. Sampai di lokasi kejadian, tiba-tiba truk mengalami rem blong. Akibatnya, truk hilang kendali.
Sopir truk berusaha mengendalikan mobil. Tapi sayang usahanya tidak membuahkan hasil, dan truk terus melaju. Nahas di depannya melaju mobil patroli TMJ Toyota Hilux pikap bernopol B 9085 PBC yang dikemudikan Angga, 25.
Mobil TMJ itu pun langsung dihantam truk fuso dari belakang. Kerasnya benturan, menyebabkan mobil TMJ terpental ke kanan hingga menghantam median jalan.
Usai menabrak mobil TMJ, truk fuso terus melaju dengan kecepatan tinggi. Sekitar 50 meter kemudian, truk fuso menghantam truk dump bermuatan pasir yang dikemudian Hartono, 35, warga Demak. Setelah hantaman kedua inilah, truk fuso berhenti. Benturan keras itu menyebabkan bodi truk fuso ringsek. Akibatnya, sopir dan kernet truk fuso tewas seketika di lokasi kejadian. ”Sopir dan kernet truk fuso tergencet bodi truk fuso. Kondisinya mengenaskan dan mengalami patah kaki,” kata saksi mata, Ahmad Endik, 30.
Kanit Laka Lantas Polrestabes Semarang AKP Slamet mengatakan, penyebab kecelakaan karena truk fuso mengalami rem blong hingga kehilangan kendali. ”Dua korban meninggal langsung dibawa ke kamar jenazah RSUP dr Kariadi guna divisum. Sedangkan dua sopir kendaraan lain, hanya mengalami luka ringan,” ujarnya. (fth/aro/ce1)