Petani Cabai Untung

96

BLORA—Naiknya harga cabai merah, rawit dan keriting sejak pekan lalu hingga kini menyebabkan petani cabai merah di Desa/Kecamatan Bogorejo meraup untung melimpah. Setelah modal mereka kembali saat penjualan pada panen keempat, kelima dan keenam, kini tinggal memanen untung.
Pemilik lahan cabai merah, Hamdhani, 54, mengatakan harga jual cabai dari petani ke pedagang senilai Rp 40 ribu per kilogram. Harga tersebut naik drastis dibandingkan tahun kemarin yang harganya anjlok di kisaran Rp 15 ribu per kilogram. Sehingga petani merugi. Karena jumlah modal dan hasil panennya tidak sebanding.
”Di lahan kami ada sekitar tiga ribu tanaman cabai. Sekali panen cabai, kami bisa memanen antara 10-15 kuintal. Tergantung jumlah cabai yang dipanen,” ujar pemilik lahan cabai seluas 500 meter persegi.
Menurutnya, tahun ini cuaca tergolong sangat bagus, sehingga tanaman cabai merah di lahannya tumbuh subur. Dari segi hama yang menyerang juga tidak terlalu banyak. ”Alhamdulillah, kali ini petani cabai diuntungkang,” ucapnya.
Petani lainnya, Supardi menyampaikan petani-petani di Bogorejo tergolong kreatif. Jika sebagian besar petani menanami lahan tegalannya dengan tebu, namun mereka justru menanaminya dengan cabai dan sebagian ketela. ”Saat ini, harga cabai merah sangat menguntungkan petani,” terangnya. (yud/zen/ida)