Jepara Pelajari BPJS Temanggung

132

TEMANGGUNG—Kendati jumlah warga yang mendaftar masih rendah, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Kabupaten Temanggung dinilai cukup berhasil menerapkan program itu. Terbukti, Komisi C DPRD Kabupaten Jepara melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Temanggung.
Pemkab Temanggung sendiri menyatakan bahwa program BPJS di daerah penghasil tembakau ini berjalan baik dan tanpa penolakan dari masyarakat.
Ketua rombongan Komisi C DPRD Jepara, Masunduri, mengatakan, kunjungan kerja berfokus pada adanya penolakan dari masyarakat berikut penanganan yang dilakukan oleh Pemkab Temanggung. “Kunjungan kerja ini bermaksud untuk sharing pendapat tentang penerapan BPJS di Kabupaten Temanggung,” katanya.
Di Kabupaten Jepara, pihaknya menghadapi kendala karena adanya pro kontra di masyarakat. Pihaknya menemukan banyak masyarakat yang tidak setuju terhadap program yang berlaku sejak 1 Januari lalu ini. “Kami berharap ada solusi tentang masalah ini. Termasuk bagaimana mensosialisasikan kepada masyarakat program ini,” terangnya.
Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesra, Setda Temanggung, Suyono, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Suparjo, Direktur RSUD Djojonegoro, dr Artiyono dan sejumlah SKPD terkait memaparkan, bahwa pelaksanaan BPJS di daerah lereng Gunung Sindoro dan Sumbing ini berjalan dengan baik. Ia mengaku telah menyosialisasikan program ini dengan baik ke masyarakat. Langkah yang ditempuh untuk sosialisasi ini dinilai cukup efektif.
“Untuk kegiatan sosialisasi penerapan BPJS ini terlebih dahulu kita berikan sosialisasi kepada kades dan kalur. Dan selanjutnya kades dan kalur yang didampingi dinas terkait melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan alhamdullilah seluruh masyarakat Kabupaten Temanggung menerima dengan baik penerapan BPJS ini,” tandasnya. (zah/lis)