Ubah Karakter Birokrat Perlu Keteladanan

SRONDOL – Keteladanan pemimpin dibutuhkan untuk membentuk karakter pegawai negeri sipil (PNS) berorientasi pelayanan publik dan berwawasan global. Selama ini PNS lekat dengan birokrasi yang korup dan budaya pelayanan yang rendah.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Ikatan Widyaiswara Indonesia (IWI) Jateng Lilin Budiati di sela seminar nasional ”Pengembangan Kapasitas dan Inovasi Aparatur untuk Membentuk Pemimpin Peubahan” di Balai Diklat Srondol, Jumat (31/1). Menurutnya birokrasi korup dan budaya pelayanan rendah yang lekat dengan PNS di antaranya dapat terlihat dari pelayanan publik yang lama dan di setiap meja harus ada ”amplop”.
Padahal untuk menuju PNS berkelas dunia seperti yang dicita-citakan, para abdi negara harus memiliki karakter profesional, kompeten, tunduk pada etika profesi, dan mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan. Tidak hanya itu, PNS harus memiliki integritas, berorientasi kepublikan, budaya pelayanan tinggi, dan berwawasan global. ”Namun kenyataan menunjukkan masih adanya kesenjangan antara kualitas PNS saat ini dengan kualitas berkelas dunia,” katanya.
Menurutnya dibutuhkan pemimpin yang cakap untuk mengubah budaya PNS tersebut. Pemimpin tersebut harus memiliki 4I yaitu idealism, inspiration, intellectual capacity, dan individualized consideration. ”Pemimpin harus melihat apakah kebijakan yang dibuat bermanfaat bagi para individu PNS,” ujarnya.
Guru Besar Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Achmad Slamet menyatakan untuk membentuk pemimpin, perubahan harus disiapkan sejak dini melalui penerapan kurikulum pendidikan yang baik. Dia menambahkan indikator keberhasilan implementasi kurikulum 2013 adalah peserta didik lebih produktif, kreatif, inovatif, afektif dan lebih senang belajar. Sementara pendidik dan tenaga kependidikan lebih bergairah dalam melakukan proses pembelajaran. (ric/ton/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here