SEMARANG – Jateng tampaknya harus benar-benar serius mempersiapkan diri untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020. Saat ini Jateng harus bersaing dengan Papua-Papua Barat, Sumut, Sulsel, dan Bali.
Papua-Papua Barat tidak kalah seriusnya dengan Jateng. Provinsi paling ujung Timur di Indonesia tersebut juga serius untuk merebut tempat sebagai tuan rumah PON 2020. “Seluruh masyarakat Papua menginginkan Papua jadi tuan rumah PON 2020. Rencananya kami akan menggelar di lima kabupaten, yakni Jayapura, Timika, Mimika, Wamena dan Sorong. Peletakan batu pertama sport center sudah kami lakukan di Timika Dan pada Mei soft launching di bundaran HI Hotel Indonesia,” kata Yusuf Yambe Yabdi, Ketua Tim Pemenangan PON 2020 Papua kepada Jawa Pos Group beberapawaktu lalu.
Pada penyelengaraannya nanti, Papua siap menyelenggarakan 43 cabang olahraga yang bakal digelar dan membutuhkan 27 venue pertandingan. Menurut Yusuf, di Papua saat ini sudah ada 18 venue yang siap digunakan dan kekurangannya akan rampung sebelum penyelenggaraan.
Sementara Jateng sendiri di sisa waktu sekitar satu bulan menjelang bidding tuan rumah
PON 2020 dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Pusat di Jakarta, awal Maret, akan dimanfaatkan oleh KONI Jateng untuk berkampanye. ”Kami memang meminta agar pengprov membuat spanduk dukungan tuan rumah PON 2020. Harapannya semua pelaku olahraga, mulai atlet, pelatih dan pembina ikut menyukseskan pencalonan Jateng sebagai tuan rumah PON. Kami sudah mengirim surat kepada semua pengprov,” kata Plt Ketua Umum KONI Jateng Hartono.
Dijelaskan Hartono, tahapan sebelum bidding PON 2020 dimulai dari verifikasi venue dan akomodasi yang dilakukan KONI Pusat. Sesuai surat KONI Pusat No 37/UMM/I/2014 yang ditandatangani Ketua Umum Tono Suratman, kunjungan KONI Pusat untuk memverifikasi venue dilakukan bulan kedua atau tiga Februari.
“Hasil dari dari verifikasi tersebut, mengacu surat KONI Pusat yang diteken Sekjen EF Hamidy akan dipaparkan pada RAT KONI Pusat awal Maret. Hanya saja soal tanggal dan tempatnya belum diputuskan,” lanjutnya.
Menurut Hartono, secara umum, Jateng sangat siap menjadi tuan rumah PON 2020. Alasannya selain memiliki venue, akomodasi yang memadai dan SDM, lokasi Jateng sudah sangat strategis dari sisi geografi. ”Kami memang akan all out untuk menyukseskan tuan rumah PON 2020,” katanya. (bas/jpnn/smui)