Mangrove Rusak, Abrasi Parah

133

KENDAL – Tingginya curah hujan dan naiknya air laut, membuat pesisir pantai di tiga Kecamatan terkena abrasi cukup parah. Tiga kecamatan itu adalah Patebon, Rowosari, dan Kaliwungu.
Tingkat abrasi yang parah, karena rusaknya hutan mangrove dan tidak adanya sabuk pantai. Akibatnya, wilayah tersebut kerap terendam rob.
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kendal, Ratno mengatakan, mengantisipasi rob, pihaknya akan melakukan penanaman mangrove.
”Di sana memang kerusakan pantai akibat abrasi sudah menyentuh level yang sangat parah. Kita sudah berencana untuk menanam mangrove 3 kecamatan tersebut.”
Selain di 3 kecamatan tersebut, kerusakan pesisir pantai karena minimnya hutan mangrove juga terdapat di Kecamatan Kendal, Brangsong, Kangkung, dan Cepiring. Namun, kerusakan di 4 kecamatan tersebut, tergolong sedang.
”Namun, kita akan tetap melakukan penanaman di sana, kalau tidak dilakukan penanganan makan abrasi juga bisa menerjang perkampungan di sana.”
Pegiat lingkungan hidup di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Yusuf mengatakan, pihaknya kerap bekerja sama dengan LSM untuk
penanaman pohon mangrove.
”Kita sudah menanam mangrove di Rowosari. Namun karena tidak ada sabuk pantai, mangrove yang baru ditanam rusak terkena ombak.”
Ia berharap, untuk menjaga kelestarian lingkungan, Pemkab bisa membangun sabuk pantai agar kerusakan akibat abrasi pantai bisa diminimalisasi. (den/isk/ce1)

Tinggalkan Komentar: