Telkom Rombak Infrastruktur Jaringan Telepon

205

SEMARANG – Telkom Jateng Utara berencana akan mengganti semua infrastruktur terkait jaringan telepon yang masih berupa kabel tembaga menjadi fiber optic. Dalam waktu dekat ini, khusus untuk Semarang, kawasan Tugu dan Johar akan menjadi prioritas perbaikan infrastruktur tersebut. Dengan jaringan fiber optic, Telkom tidak sekadar mempriotaskan traffic voice, melainkan dengan jaringan broadband untuk fasilitas internet.
GM PT Telkom Jateng Utara, R Riyanto Utomo mengatakan, salah satu segmen yang ingin dituju dari adanya layanan tersebut yaitu pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Diharapkan, adanya fasilitas tersebut bisa mempermudah akses pasar bagi pelaku UKM, dengan demikian, UKM di Indonesia bisa semakin dikenal di luar negeri.
Diakuinya, melalui fasilitas tersebut, Telkom bukan berorientasi pada keuntungan, melainkan pelayanan optimal kepada para pelanggan. Paling tidak, dengan adanya kenaikan pengguna Telkom sebesar 10 persen, diharapkan bisa menaikkan Gross Domestic Product (GDP) di kisaran 4,7 persen. ”Itu artinya, kondisi ekonomi masyarakat Indonesia semakin baik, karena keuntungan para pelaku usaha di Indonesia semakin tinggi,” ujarnya usai mengisi BUMN Marketeers Club di Kantor Telkom, kemarin.
Dengan penggantian fasilitas fiber optic sendiri, selain bisa melayani voice, visual maupun data, juga tidak berpengaruh pada cuaca. Terutama cuaca buruk yang berakibat pada banjir ini, dengan kabel tembaga, cukup memengaruhi kelancaran komunikasi. ”Terutama untuk wilayah Kudus dan Pati, banyak yang terkendala karena ternyata kabel mengalami korsleting, akhirnya kami harus membenahi,” ujarnya.
Sementara itu, pada acara BUMN Marketeers Club yang dimoderatori oleh Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang, Iskandar, juga dilakukan videoconference dengan Direktur Inovasi dan Strategi Portofolio PT Telkom, Hendra Utoyo dan bertindak sebagai moderator pusat CEO Markplus Pusat, Hermawan Kertajaya. Kegiatan yang juga dihadiri oleh jajaran pimpinan BUMN tersebut membahas tentang ’Great Spirit, Grand Strategy’. (ars/smu/ce1)