Kinerja PPK Dievaluasi Menyeluruh

106

MUNGKID—Jelang pemilihan umum (Pemilu) April 2014 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Melalui evaluasi ini, diharapkan mampu meningkatkan kerja penyelenggara Pemilu.
Apalagi, setelah KPU Kabupaten Magelang mendapatkan banyak laporan terhadap kinerja PPK saat Pemilukada Oktober lalu. Bahkan, KPU sempat mencopot satu petugas PPK karena dinilai berpihak pada salah satu calon.
”Kami evaluasi seluruh PPK yang ada. Apalagi, di tahun 2014 ini akan ada Surat Keputusan (SK) baru. Kalau tidak memenuhi syarat akan diganti,” kata Ketua KPUD Kabupaten Magelang, Makmun Rahmatullah, kemarin.
Dia mengatakan total yang diundang terdapat 105 PPK dari 21 kecamatan. Mereka dievaluasi terkait kinerja sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas.
Divisi Hukum dan Pencalonan KPU Kabupaten Magelang, Reni Pudjiastuti menjelaskan bahwa evaluasi kinerja ini menanggapi surat edaran (SE) dari KPU RI dengan nomor 870/KPU/2013 tentang pengangkatan/penetapan kembali PPK dan sekretariat PPK, PPS dan Sekretariat PPS dalam penyelenggara Pemilu 2014. Selain itu, ada SE dari KPU Provinsi Jateng.
Evaluasi kinerja ini juga mempertimbangkan terkait masa kerja PPK yang sudah habis. Sehingga, berdasar peringkat kinerja saat kali pertama mengikuti tes masuk pada Desember 2012 lalu, kinerja PPK dievaluasi. Pertimbangan dasar evaluasi para pennyelenggara ini, di antaranya terkait intregitas, kapabilitas, dan loyalitas. ”Serta yang tak kalah penting adalah kekompakan tim dalam bekerja,” tegasnya.
Ketua PPK Borobudur, Faizatul Umayah mengaku dalam evaluasi itu dirinya disodori sejumlah pertanyaan. Isinya terkait kinerja selama menjabat menjadi PPK sejak Desember 2012 silam. ”Pada dasarnya yang diajukan itu terkait kekompakan tim saat bekerja,” kata dia. (vie/ida)