Satpol PP-Panwaslu Tertibkan Baliho

105

TEMANGGUNG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Temanggung bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Polri dan KPU setempat melakukan penertiban terhadap alat peraga kampanye yang dinilai melanggar aturan. Untuk efektivitas penertiban, tim gabungan tersebut dibagi dalam dua kelompok dengan pembagian zonasi yang jelas.
Ketua Panwaslu Kabupaten Temanggung, Murti Anggono, mengatakan bahwa penertiban dilakukan oleh dua tim. Satu tim menertibkan di daerah Temanggung ke timur hingga Pringsurat. Dan satu tim lainnya dari Temanggung ke barat hingga Ngadirejo.
Ia mengatakan, kegiatan ini untuk memastikan parpol peserta pemilu agar taat kepada Peraturan KPU. ”Kegiatan kali ini adalah penertiban yang sudah kami rekomendasikan lewat KPU. Selanjutnya KPU merekomendasikan pada parpol maupun caleg. Kami telah memberikan jangka waktu tertentu, tetapi mereka tidak mau menertibkan, maka Satpol PP yang bertindak,” katanya.
Ia mengatakan, penertiban alat peraga kampanye pada tahap awal ini berlangsung dua hari yakni Senin dan Selasa (28/1). Pada hari kedua, katanya, penertiban dilakukan di daerah Temanggung ke selatan hingga Tembarak dan Temanggung ke utara hingga Kandangan.
Ia menuturkan, alat peraga kampanye yang ditertibkan tersebut, antara lain bentuknya tidak sesuai peraturan KPU, dipasang tidak sesuai zonasi, dan alat peraga dipasang di pohon. “Kami tertibkan semua yang melanggar ketentuan yang berlaku,” katanya.
Komisioner KPU Kabupaten Temanggung, Yami Blumut, mengatakan bahwa beberapa hari lalu telah merekomendasikan kepada Satpol PP untuk menertibkan alat peraga kampanye yang pemasangannya melanggar aturan.
“Sebelumnya, kami telah merekomendasikan penertiban alat peraga kampanye tersebut ke partai yang bersangkutan. Setelah kami menerima rekomendasi dari Panwaslu Kabupaten Temanggung. Namun parpol tidak mengindahkan, maka Satpol PP yang melakukan penertiban,” katanya.
Kasi Penegakan Perda, Satpol PP Temanggung, Cukup Sudaryanto, mengatakan bahwa penertiban kali ini berhasil menurunkan 120-an alat peraga yang melanggar aturan. “Alat peraga kampanye yang dilepas tersebut kami bawa ke kantor Satpol PP. Bagi parpol maupun caleg yang akan mengambil, kami silakan ke kantor,” katanya. (zah/ida)