TEMANGGUNG–Cuaca buruk ditandai dengan tingginya curah hujan disertai angin rawan menyebabkan bencana di jalan raya. Salah satu potensi bencana yang mengancam adalah robohnya pohon perindang jalan yang dapat mengganggu kelancara arus lalu lintas. Untuk mengantisipasi hal tersebut, DPU dan PLN di Kabupaten Temanggung aktif melakukan pemangkasan pada dahan pohon perindang.
Robohnya pohon perindang jalan telah terjadi di beberapa titik, dan sebagian besar kasus yang telah terjadi adalah patahnya dahan pohon sehingga menyebabkan kemacetan.
Beruntung sejauh ini tidak terjadi korban jiwa karena tertimpa pepohonan yang roboh tersebut. “Saya pernah hampir kejatuhan dahan patah. Untung saya cepat mengerem,” kata Azhar, 30, salah seorang pengendara.
Menurutnya, pohon perindang jalan yang ada di dalam kota dan sepanjang jalur protokol banyak yang sudah tua dan atau dahan terlalu panjang dengan kondisi daun yang rimbun. Keadaan demikian dapat memicu terjadinya patahan dahan atau robohnya pohon saat angin kencang muncul. “Banyak pohon yang sudah tua dan dahan yang sudah mati. Kena angin sedikit saja langsung patah,” katanya.
Hal senada juga dialami oleh Hendri, 40, saat berkendara di jalur Kranggan-Temanggung ia mengaku kejatuhan dahan seukuran lengan. Beruntung dahan tersebut mengenai bagian belakang kendaraannya sehingga mobil yang ia kendarai tetap dapat melaju. “Saya sempat terkejut tiba-tiba ada suara seperti ada yang ambruk dibagian atap belakang. Ternyata setelah saya berhenti kena kayu,” terangnya.
Selain potensi gangguan lalu lintas, pohon perindang jalan yang sudah tua serta rimbunnya pohon juga rawan menyebabkan gangguan listrik. Tercatat belasan kali terjadi mati lampu di banyak titik yang dipicu kerusakan saluran listrik akibat bersentuhan dengan dahan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas PLN dan DPU Kabupaten Temanggung melakukan pemangkasan pada pohon-pohon yang dinilai rawan menyebabkan gangguan. Pemangkasan pohon sendiri dilakukan pada titik-titik yang padat kendaraan dan mengukur jarak dengan saluran listrik. (zah/lis)