SEMARANG–Pengprov PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) Jateng menegaskan dukungannya kepada KONI Jateng untuk tetap berpegang pada komitmennya. Yakni, tetap tidak memberikan rekomendasi kepada atlet-atlet yang ingin hengkang dari Provinsi Jateng.
Termasuk keinginan dua pelari andalan Jateng yaitu, Trianingsih dan Agus Prayogo, serta pelempar lembing Dian Kartika yang berniat hengkang dari Jateng di ajang PON Jabar 2016 mendatang.
Sekum Pengprov PASI, Joko Pranawa Adi mengatakan bahwa PASI Jateng akan tetap mengamankan kebijakan KONI Jateng yang meminta agar semua pengprov bisa menahan atletnya. KONI sendiri tak akan mengeluarkan surat rekomendasi untuk kepindahan atlet.
“Ya silakan saja membuat surat pindah. Kami tetap akan nggondheli, seperti sikap kami terhadap Agus Prayogo dan pelempar lembing Dian Kartika. Kami akan menghadapi segala yang terjadi, misalnya seperti Sidang Arbitrase,” kata Joko yang juga pengurus KONI Jateng itu.
Joko juga mengakui, untuk saat ini Trianingsih cukup serius untuk meninggalkan Jateng. Pihaknya menerima surat dari Trianingsih untuk membela DKI Jakarta di PON Jabar mendatang.
Dalam surat yang ditujukan kepada ketua PASI Jateng dan lewat pos itu, kata Joko, Trianingsih serius akan mengurus kepindahannya dari Jateng ke DKI. ”Trianingsih akan memulai mengurus kepindahan dari Pengkot PASI Salatiga. Dan kami membacanya, dia benar-benar berniat untuk pergi dari Jateng,” lanjut Joko saat dihubungi kemarin.
Sementara itu, Plt Ketua Umum KONI Jateng, Hartono menyatakan pihaknya tak akan melakukan pembiaran terhadap atlet-atlet potensial untuk pindah ke provinsi lain. Pasalnya, mereka adalah aset Jateng yang diharapkan mampu menyumbangkan medali emas di PON 2016.
”Tidak hanya Trianingsih, semua atlet yang sudah mengajukan surat pindah ke KONI, akan kami dekati terus. Kami selalu berkoordinasi dengan pengprov untuk melakukan pendekatan persuasif kepada mereka,” katanya. (bas/ida)