Pinjam Panci dan Wajan di Rumah, Tak Takut Dimarahi

147

Melihat Ajang Kreativitas Pramuka Borobudur dalam Lomba Kitchen Band
Para pelajar yang tergabung dalam pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Borobudur menggelar lomba kitchen band, kemarin. Mereka dituntut kreatif untuk menciptakan irama dari alaat-alat dapur itu.

MUKHTAR LUTFI, Mungkid

ANDI, 9, terus menabuh panci di tangannya. Suaranya paling keras dibanding yang lain. Dia begitu menikmati perannya dalam kegiatan lomba kitchen band, di MTs Negeri Borobudur.
Suara sekelompok anak usia sekolah dasar itu pun cukup bagus. Kompak. Hasilnya sebuah lagu pop pun tercipta dari pukulan benda-benda dapur itu.
Lomba kitchen band ini diselenggarakan bersamaan dengan Pesta Siaga Kwaran Borobudur. Peserta lomba terdiri dari 46 gugus depan SD dan MI baik negeri maupun swasta. Pesta siaga ini diikuti 7.736 anggota pramuka.
Dalam lomba ini, yang dinilai adalah kreatif memanfaatkan peralatan dapur sebagai alat musik. Ada yang menggunakan panci, baskom, ember, gelas, tutup panci, tutup ketel, botol minuman dan lainnya.
Alhasil alat-alat itu pun dipastikan penyok. Ada yang rusak dan juga patah. Tak masalah. “Karena saya sudah izin ibu saya,” katanya.
Jadi, andaikata pulang dengan panci rusak, dia mengaku tidak khawatir. “Di rumah ada banyak panci,” ungkap dia.
Ketua panitia pesta siaga Herry Suyono, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk melatih dan mengasah kreativitas anggora pramuka. Herry menjelaskan mereka mengikuti 14 kedai lomba yakni kitchen band, estafet bola, kerapian pakaian, hafalan surat-surat pendek, toleransi beragama, kim ingatan, kim penglihatan, kepribadian, pramuka peduli, pengetahuan umum, ketangkasan, tali temali dan parade puisi.
Kepala Kwarran Borobudur Haryono menjelaskan gerakan pramuka dikembangkan sesuai UU No 12 Tahun 2010. Dalam UU ini diatur banyak hal mengenai kepramukaan baik dari definisi, kependidikan, jenjang, kelembagaan, hingga atribut.
Dijelaskan pramuka menjadi wadah pengembangan potensi diri agar memiliki akhlak mulia, pengendalian diri, dan kecakapan hidup untuk melahirkan kader penerus perjuangan bangsa dan negara.
Haryono mengatakan pemenang pesta siaga ini akan mewakili Borobudur untuk mengikuti ajang tingkat kabupaten. Jika menang maka akan dikirim ke tingkat karesidenan Kedu dan Provinsi Jawa Tengah.
Kepala MTs Negeri Borobudur Drs M Fathul Mubin M.Ag menambahkan pramuka bertujuan untuk membentuk karakter anak agar lebih tangkas, berbudi pekerti dan unggul. Pramuka juga melatih anak agar bisa beradaptasi dengan tantangan global. (*/lis)