KPU Tidak Terima Kotak Suara Kardus

126

UNGARAN-Jumlah kotak dan bilik suara Pemilu 2004 dan Pemilu 2009 yang ada di KPU Kabupaten Semarang, masih mencukupi untuk kebutuhan Pemilu 2014. Karena itulah, KPU Kabupaten Semarang tidak menerima pengadaan baru kotak dan bilik suara yang berbahan kardus.
Menurut Ketua KPU Kabupaten Semarang, Guntur Suhawan, saat ini logistik pemilu tersebut masih berada di gudang. Rencananya perakitan kotak dan bilik suara baru akan dilakukan awal Februari 2014.
“Kotak dan bilik suara berbahan alumunium yang digunakan untuk Pemilu 2004 dan Pemilu 2009 masih mencukupi untuk 2.103 TPS dikalikan empat (1 TPS 4). Jadi kami tidak menggunakan kotak maupun bilik suara berbahan kardus,” tutur Guntur, Jumat (24/1) pagi di sela-sela kegiatan pengecekan logistik pemilu berupa sampul kertas suara di Gedung Korpri.
Menurut Guntur, pihaknya masih menungggu regulasi dari KPU pusat tentang pengepakan dilakukan oleh KPU kabupaten/kota atau tidak. Untuk itu, perakitan kotak dan bilik suara baru akan dilakukan awal Februari 2014. Perakitan memakan waktu maksimal 10 hari.
Sedangkan untuk logistik Pileg 2014 berupa sampul berita acara dan tempat surat suara yang pengadaannya ditangani KPU Jateng sudah diterima lengkap oleh KPU Kabupaten Semarang. Kegunaan sampul tersebut sesuai Peraturan KPU No 16 Tahun 2013 tentang norma standar kebutuhan logistik Pemilu 2014. Sesuai ketentuan untuk surat suara sah sebanyak 3 sampul, berita acara 1 sampul, surat suara rusak 1 sampul, dan satu sampul untuk yang tidak terpakai.
“Hari ini logistik kami cek. Selain untuk mengetahui jumlahnya, juga memastikan ada tidaknya kerusakan. Namun, hasil pengecekan belum ditemukan kerusakan, jadi langsung kami packing per TPS. Saat ini pihaknya masih menunggu logistik dari KPU pusat berupa tinta, surat suara dan segel,” ungkapnya.
Sementara itu, masalah pengamanan logistik pemilu, Guntur mengatakan, sudah berkoordinasi dengan kepolisian. “Kami melakukan pengamanan sesuai standar baku Peraturan KPU Nomor 16 Tahun 2013. Jadi kami koordinasi dengan kepolisian. Terutama pengamanan saat surat suara sudah dikirim dari KPU pusat ke sini, kami akan menjaga 24 jam,” ungkapnya. (tyo/ida)