BARUSARI – Pelaku pencurian sepeda motor terus beraksi di Semarang. Nasib apes kali ini dialami Taufik Hendra Setyawan, 26, warga Jalan Prasetya Indah IX/162, Semarang. Sepeda motor Honda Supra X bernopol H 5851 CA miliknya diketahui raib saat diparkir di halaman rumah, Jumat (24/1) sekitar pukul 04.30. ”Bangun tidur kaget, tiba-tiba motor sudah tidak ada di depan rumah,” akunya.
Ia mengaku sepeda motor sudah diparkir dalam keadaan terkunci stang. Hampir tiap malam, motor diparkir di depan rumah dan tidak pernah terjadi apa-apa. Kondisi lingkungan sekitar selama ini diakui cukup aman dan jarang terjadi pencurian. ”Malam sudah saya kunci dan saya tinggal tidur ke dalam rumah,” kenangnya.
Yakin semua sudah aman, ia masuk ke dalam rumah untuk istirahat. Tapi betapa kaget, saat bangun tidur motor sudah tidak ada. Dengan perasaan panik, lantas ia membangunkan keluarga dan bertanya ke mana raibnya motor kesayangannya tersebut. ”Selama ini selalu di depan rumah dan tidak pernah terjadi apa-apa. Wong sudah dikunci stang,” tambahnya.
Tidak mendapatkan jawaban dari keluarga, Taufik lantas bertanya kepada sejumlah tetangga rumahnya. Sayang, berbagai usaha yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Saat itulah, ia baru mengaku jika motornya dicuri pelaku curanmor. Yakin menjadi korban curanmor, Taufik melaporkan kasus yang dialaminya ke Mapolrestabes Semarang. (fth/ton/ce1)