Bupati Widya Ragu Tutup Lokalisasi

230

KENDAL – Wacana penutupan lokalisasi di Kendal terus digodok oleh Bupati Widya Kandi Susanti. Ada dua lokalisasi di Kendal. Yakni, lokalisasi Gambilangu (GBL) Kecamatan Kaliwungu yang terletak disebelah barat terminal Mangkang; dan lokalisasi Alas Karet (Alaska) di Kecamatan Patean.
Bupati Widya mengatakan, dirinya bisa saja menutup lokalisasi. Namun, kata dia, penutupan bisa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat. Menurut Widya, sebelum menutup lokalisasi, para PSK harus diberikan pelatihan kerja. Tujuannya, agar PSK tidak kembali menjual tubuhnya di kompleks pelacuran.
Menurut Widya, jika memaksakan lokalisasi ditutup, dikhawatirkan para PSK akan mengakal di jalan dan menimbulkan masalah baru. Seperti penularan penyakit seksual dan HIV/AIDS.
Bupati Widya mengklaim telah memerintahkan Dinas Sosial untuk mendata dan memberikan pelatihan kerja bagi PSK.
Terpisah, Ana Muflikah, aktivis LSM Graha Mitra menolak rencana menutup lokalisasi, sebelum pemerintah daerah memberikan solusi yang tepat bagi para PSK.
Dikatakan, PSK pasti punya alasan terjun ke dunia hitam dengan berbagai alasan, seperti ketebatasan ekonomi. Ia mengaku tetap menghormati PSK, karena ia bisa merasakan apa yang dirasakan para PSK. “Mereka juga pasti punya alasan, jadi kita harus menghormati pilihan mereka. Namun, bukan berarti itu dilegalkan.” (den/isk/ce1)