Tebing di Proto Wetan Longsor

128

KENDAL — Tebing setinggi 15 meter kemarin longsor di Dukuh Proto Wetan Desa Protomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan. Longsoran tebing merusak dua rumah milik milik Ropi’i, 55, warga Dukuh Proto Wetan RT 03 RW 03.
Informasi yang dihimpun Radar Semarang, tebing sepanjang 300 meter juga terancam longsor susulan. Padahal, sedikitnya, 20 rumah warga berada di bawah tebing.
Rupi’i menuturkan, longsor kerap terjadi di wilayah tempat tinggalnya, karena berada di perbukitan. Namun, longsor yang terjadi kemarin, merupakan longsor yang terbesar.
”Biasanya cuma longsoran kecil, karena ada pengerukan tanah di bawah tebing untuk dibuat rumah. Padahal, dulu jarak rumah saya jauh dari tebing. Sekarang hanya berjarak kurang dari 50 sentimeter,” katanya kepada Radar Semarang.
Suwarto, 46, warga lain yang rumahnya berada di bawah tebing dan sempat terkena longsoran mengaku resah. Ia waswas terjadi longsor susulan, karena hujan tak kunjung berhenti.
Meski begitu, ia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Suwarto dan keluarga tetap bertahan di dalam rumah. ”Sebenarnya sih takut, tapi mau tinggal di mana, kalau harus mengungsi.”
Ia berharap Pemkab Kendal memberikan bantuan dan membangun talut agar warga Dukuh Proto Wetan bisa hidup normal.
Camat Kaliwungu Selatan Toni Ari Wibowo, mengklaim telah melaporkan bencana tanah longsor ke Pemkab.
Untuk menghindari longor susulan, sejumlah warga secara swadaya sudah membangun talut sementara dengan bambu. (den/isk/ce1)