Banjir Wedung Rendam 650 Rumah

174

DEMAK — Hujan deras yang terus-menerus mengguyur wilayah Demak, membuat cemas warga. Selain di Kecamatan Sayung, banjir juga merendam permukiman warga di Desa Tedunan, Kecamatan Wedung.
Data yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebutkan, setidaknya 650 rumah warga terendam banjir.
Mengantisipasi banjir tidak meluas, warga bersama aparat dan petugas BPBD, bahu-membahu bekerja bakti meninggikan tanggul sungai sepanjang 1 kilometer yang meluap.
Kepala BPBD Demak, Bambang Saptoro mengatakan, banjir di Desa Tedunan akibat meluapnya Sungai Serang Wedung Demak (SWD) 1 dan 2.
”Kita lakukan peninggian tanggul sungai dengan karung berisi tanah. Sudah 4 ribu karung kita pasok ke sana,” terang Bambang, di sela-sela mengirimkan bantuan logistik ke lokasi bencana, kemarin. BPBD mengirim sebanyak 1 ton beras, mi instan dan telur sebanyak 100 kg.
Bantuan tersebut untuk meringankan beban korban banjir di wilayah Tedunan. ”Curah hujan sangat tinggi sehingga sungai-sungai meluap lantaran tidak mampu menampung air dari langit tersebut. Apalagi, dua hari ini air rob juga naik sehingga air sungai tidak bisa langsung mengalir ke laut,” kata Bambang didampingi Sekretarisnya Joko Sari, Kabid Kedaruratan dan Logistik Mahfudz dan Kasi Rekonstruksi BPBD Agus Budiyono, kemarin.
Menurutnya, meski kebanjiran seperti itu, warga masih belum mau dievakuasi ke lokasi yang relatif aman dari banjir. Warga merasa kondisi banjir masih terkendali. Dia berharap, warga tetap waspada karena hujan masih terus turun. (hib/isk/ce1)