Anggaran Perbaikan Pasar Diusulkan Naik 100 persen

163

SALATIGA—Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Salatiga mengusulkan anggaran perbaikan sejumlah pasar tradisional pada 2014 sebesar Rp 200 juta. Usulan tersebut, naik dua kali lipat, dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Disperindagkop dan UMKM Kota Salatiga Sri Danudjo menyatakan, saat ini ada beberapa pasar tradisional yang kondisinya memprihatinkan. Antara lain, Pasar Raya I Salatiga dan Blauran. Imbasnya, banyak kios pasar rusak karena sering diguyur hujan.
“Dinas berharap, DPRD bisa menyetujui anggaran perbaikan pasar yang kami usulkan, agar perbaikan pasar rusak bisa dilakukan maksimal,” kata Danudjo, kemarin.
Menurut dia, tingkat kerusakan Pasar Raya I dan Blauran cukup parah. Sejumlah bidang bangunan dan atapnya rusak. Saat hujan deras, atap kios bocor. Airnya menggenangi lantai pasar. Kondisi ini dikeluhkan para pedagang. Danudjo mengaku kerap dikeluhi pedagang terkait kondisi pasar.
Sementara itu, sejumlah pedagang Pasar Raya I meminta Pemkot segera memperbaiki kerusakan pasar, agar aktivitas perdagangan normal dan nyaman. “Kerusakan pasar ini sudah cukup parah dan kondisinya memprihatinkan,” ucap Siti Khotijah, 53, salah seorang pedagang di Pasar Raya I.
Siti mengatakan, pedagang melalui paguyuban sudah pernah meminta Disperindagkop dan UMKM untuk memperbaiki pasar tradisional. Namun permintaan pedagang yang disampaikan sejak 2009 lalu itu, hanya ditindaklanjuti dengan perbaikan tambal sulam.
Pedagang lain, Darko, 43, menuturkan, perbaikan yang dilakukan secara tambal sulam, dikeluhkan pedagang. Mereka sanksi terhadap kekuatan bangunan yang telah diperbaiki. (sas/isk)