GAYAMSARI — Seorang pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang kerap beraksi di Kota Semarang berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Gayamsari, Senin (20/1) dini hari. Tersangka diketahui bernama Tubagus Suwarna alias Agus Togel, warga Depo Indah RT 5 RW 3, Kemijen, Semarang Timur. Ia digerebek di sebuah rumah kos di Kokrosono, Semarang Barat.
Tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena berusaha kabur saat hendak ditangkap petugas. Sedangkan tiga komplotan Agus Togel, yakni Agus Kancil, Rudi, dan Jepang masih dalam pengejaran petugas.
Agus Togel mengaku, terakhir melakukan aksi penganiayaan di Jalan Dr Cipto, Semarang Timur pada Sabtu (28/12/2013). Korbannya, Dicky Kurniawan, 33, warga Rejomulyo, Semarang Timur. Ironisnya, korban adalah teman nongkrong Agus Cs.
”Korban teman sendiri, tapi karena reseh, akhirnya kami keroyok bareng-bareng. Saat itu, kami usai pesta miras bareng,” akunya.
Pada hari yang sama, penjahat yang tangan dan kakinya penuh tato itu juga melakukan penganiayaan disertai perampasan terhadap sopir truk di daerah Semarang Utara. Penganiayaan itu dilakukan karena korban tidak memberikan uang saat Agus Cs meminta jatah buat membeli miras.
”Dia saya popor dengan pistol korek mainan agar takut, lalu saya ambil handphone dan uangnya,” katanya.
Kapolsek Gayamsari Kompol Juara Silalahi mengatakan, tersangka digerebek di sebuah rumah kos di Kokrosono saat nongkrong bersama teman-temannya, Senin (20/1) sekitar pukul 01.30. Ia terpaksa ditembak lutut kaki kanannya karena berusaha kabur saat akan ditangkap.
Dari catatan polisi, Agus Cs sudah beraksi empat kali di daerah Gayamsari. Mulai dari penganiayaan, pencurian, perampasan sampai curas atau pencurian dengan kekerasan. ”Agus Cs ini merupakan residivis yang sudah meresahkan masyarakat,” katanya.
Dalam setiap melakukan aksinya, Agus Cs dikenal sangat kejam. Mereka tak segan membacok korban jika keinginannya tak dipenuhi. Dalam beraksi, komplotan ini membawa korek api yang mirip dengan senjata api untuk menakut-nakuti korbannya. ”Tiga pelaku lain masih dalam pengejaran. Identitasnya sudah kami kantongi,” ujarnya. (fth/aro/ce1)