Perusahaan Harus Penuhi K3

3116

WONOSOBO – Pada tahun 2015 mendatang, semua perusahaan di Wonosobo didorong untuk memenuhi syarat keselamatan dan kesehatan kerja (k3). Hal itu, sesuai dengan ketentuan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor; kep.372/ men/ xi/ 2009.
“ Budaya K3 di semua perusahaan harus terus dilakukan, sesuai target pada tahun 2015 sudah harus terpenuhi,” kata Asisten III Sekda Eko Yuwono, kemarin (20/1).
Menurut Eko Yuwono, kondisi global saat ini berpengaruh terhadap stabilitas usaha di Indonesia, termasuk Wonosobo. Hal ini, memberikan dampak pada aspek perlindungan ketenagakerjaan, dan salah satu tantangan besar yang dihadapi adalah kualitas sumber daya manusia, baik yang akan memasuki dunia kerja, maupun yang sudah berkerja.
“Untuk itu perlu dilakukan usaha-usaha nyata guna peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik melalui optimalisasi balai latihan kerja, maupun kerja sama dengan perguruan tinggi, swasta,”katanya.
Terutama, kata Eko, dalam menghadapi dan mengatasi tantangan perdagangan bebas di kawasan Asia Tenggara (AFTA), atau memasuki era masyarakat ekonomi Asean (MEA) pada tahun 2015. Di samping itu kita juga patut prihatin dengan masih tingginya kecelakaan kerja, menjelang tahun terakhir pelaksanaan bulan k3 nasional periode 2010-2014.
“Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu aspek perlindungan ketenagakerjaan, serta hak dasar tenaga kerja, maka perusahaan harus melengkapi diri,” ujarnya.
Untuk memenuhi hal ini, kata dia, ruang lingkup lokasi kerja, harus menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat secara nasional. Dalam pelaksanaannya hendaknya beriringan untuk memenuhi persayaratan suatu produk atau jasa yang memiliki mutu baik, aman dipergunakan, ramah lingkungan, serta memenuhi standar internasional tertentu seperti iso 9001 series, dan ohsas 18000 series.
“Kondisi tersebut harus kita jadikan sebagai tantangan sekaligus peluang dalam meraih keberhasilan perdagangan global,”katanya. (ali/lis)