Jalan Berlubang Jatuhkan Pengendara Motor

121

MANGKANG WETAN – Hujan deras yang melanda Semarang beberapa hari terakhir membuat sejumlah ruas jalan utama di Kota Atlas mengalami kerusakan. Terutama di ruas Jalan utama Jakarta-Semarang.
Dari pantauan, sejumlah lubang besar tampak menganga di depan Pasar Mangkang, depan kantor PPP Jateng, pertigaan masuk Kawasan Industri Wijayakusuma, depan RS Tugu, depan PN Semarang, kawasan Jrakah sampai kawasan Kalibanteng, Semarang. Selain itu kerusakan juga terjadi di jalan Pedurungan, serta kawasan Pasar Johar, Semarang.
Kerusakan terlihat cukup parah dengan adanya lubang di tengah jalan. Diameternya bervariasi mulai dari 10 sampai 80 cm dengan kedalaman lebih 20 cm. Sejumlah pengendara sering terjatuh akibat menghindari lubang besar di jalur utama Jakarta-Semarang tersebut. Kerusakan jalan itu sempat membuat belasan pengendara jalan terjatuh saat berusaha menghindar.
Untuk mengantisipasinya, sejumlah warga menandai lubang yang rusak. Baik dengan ban motor, papan kayu sampai diberi batu besar. Tapi justru tanda itu membuat pengendara kendaraan terjatuh akibat kebingungan. ”Sudah satu minggu terakhir ini kondisi jalan di depan Pasar Mangkang terus rusak. Lubang di jalan pun semakin bertambah banyak,” kata seorang warga, Atok Sugiyarto, 35.
Kondisi itu kian parah, ketika curah hujan masih terus mengguyur Semarang. Saat malam hari pun, penerangan yang minim membuat pengendara motor kebingungan. Tidak jarang, pengendara terjatuh saat berusaha untuk menghindar. ”Sempat ada pengendara vixion yang terjatuh dan motornya terlempar jauh. Ya karena menghindari lubang jalanan,” tambahnya.
Di depan Pengadilan Negeri (PN) Semarang, lubang jalan sampai berdiameter 50 cm. Lubang yang cukup besar membuat sejumlah pengendara terjatuh karena berusaha menghindar. Senin (20/1) pagi tercatat sudah 5 pengendara motor yang terjatuh dari motor. ”Ada belasan sepeda yang terjatuh saat menghindar jalan itu. Beruntung hanya luka dan tidak ada korban jiwa,” kata Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Windro Akbar.
Satlantas Polrestabes Semarang, sudah berkoordinasi dan melaporkan ke Pemkot Semarang terkait sejumlah titik yang berlubang. Langkah itu dilakukan agar Pemkot segera memperbaiki jalan tersebut. Kondisi jalan yang rusak, diketahui berperan cukup banyak sebagai pemicu kecelakaan lalu lintas. ”Kami sudah menerjunkan anggota untuk mengawasi sejumlah titik jalan yang rusak. Untuk perbaikan jalan itu wewenang Pemkot,” tambahnya.
Windro berharap agar Pemkot bisa bergerak cepat untuk mengatasi rusaknya jalan. Jangan sampai, ada korban terlebih dahulu baru diperbaiki. Sebab memasuki musim hujan jalan utama pantura dan dan sejumlah titik Kota Semarang rusak parah. ”Pemkot harus segera dilakukan perbaikan, agar tidak sampai memakan korban. Kalau dari Satlantas tetap menerjunkan tim di lapangan untuk berjaga-jaga,” tambahnya. (fth/ric/ce1)