KENDAL–Jajaran komisioner KPUD Kendal merasa bersyukur, logistik Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 yang disimpan di aula Kantor KPUD Kendal tidak mengalami kerusakan. Kendati bencana banjir akibat hujan lebat dan limpasan air Sungai Buntu menenggelamkan Jalan Pantura Soekarno-Hatta dan permukiman warga sekitar.
“Airnya sudah mulai surut, namun masih menggenangi jalan utama menuju kantor. Kami sudah menyelamatkan logistik yang ada di aula dan sudah menaikkan ke tempat yang lebih tinggi. Kami juga menempatkan petugas jaga 24 jam, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Ketua KPUD Kabupaten Kendal, Wahidin Said kepada Radar Semarang, Senin (20/1) siang.
Menurutnya, logistik pemilu yang datang dari KPU pusat memang sengaja disimpan di aula KPUD Kendal. Karena gudang sudah penuh dengan kotak suara. ”Kemarin baru datang sampul suara untuk DPR RI, DPR Provinsi, DPR Kabupaten dan DPD sebanyak 211. Semuanya terbuat dari kertas. Sebelumnya kami mendapatkan kiriman bilik suara kardus. Kami berharap, semoga tidak banjir lagi,” timpalnya.
Menurut Said, alat logistik yang sudah dikirim baru 1/3 dari yang dibutuhkan pada Pemilu mendatang. Sedangkan awal distribusi logistik Pemilu ke kecamatan di wilayah Kendal akan dilakukan pertengahan Maret mendatang. Kemudian distribusi ke TPS-TPS pada awal April mendatang. ”Ini belum ada separuhnya yang terkirim, karena surat suara masih dicetak. Mungkin sebentar lagi jadi dan dikirim,” ujarnya.
Masih tingginya curah hujan, katanya, pihaknya menempatkan petugas di kantor KPUD Kendal selama 24 jam. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya banjir susulan yang lebih besar. ”Kami tempatkan salah satu petugas untuk berjaga-jaga selama 24 jam. Tujuannya untuk mengantisipasi datangnya banjir susulan yang bisa saja terjadi,” pungkasnya. (den/ida)