Jalan Rusak Picu Kecelakaan

125

TEMANGGUNG—Sistem drainase yang buruk di dalam Kota Temanggung menyebabkan sejumlah ruas jalan di kota penghasil tembakau ini mengalami kerusakan. Dampaknya, sejumlah kecelakaan terjadi akibat lubang dan genangan air. Meski demikian, sejauh ini tidak ada korban jiwa dan kecelakaan yang parah.
Herrony Priambudi, 35, pemilik usaha di Jalan MT Haryono, Pandean, mengatakan, di depan tempat usahanya terdapat lubang jalan cukup besar. Hampir setiap hari terjadi kecelakaan antara 2-3 kali karena lubang tersebut. “Kami minta agar diperbaiki. Ini lubang disebabkan air yang mengikis dari selokan yang mampet,” katanya.
Ia menceritakan, Minggu (19/1) pagi kemarin seorang ibu rumah tangga jatuh menggunakan sepeda motor tepat di depan warung susunya tersebut. Beberapa saat kemudian, kecelakaan kembali terjadi secara karambol, tiga mobil saling tubruk lantaran terjebak dalam lubang.
“Mobil paling depan Kijang terperosok lubang, dari belakang ditabrak Avanza, Avanzanya ditubruk lagi truk boks bermuatan. Ini bukan yang pertama tapi ini setiap hari,” kata pengusaha susu sapi murni ini.
Hal serupa juga terjadi di ruas Jalan Pahlawan, genangan air dan lubang menyebabkan pengendara khususnya roda dua terpeleset. Sejauh ini belum ada korban jiwa namun seringnya kecelakaan pada ruas jalur tersebut mengharuskan ada penanganan. “Airnya menggenang dan ada lubang di jalan,” kata Arief, 28, warga Kelurahan Purworejo Kecamatan Temanggung.
Pada titik lainnya, genangan air yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas terdapat di jalan Temanggung-Kedu. Ruas jalan ini paling sering terjadi kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan badan jalan. “Kami minta agar diperhatikan dan pengendara juga jangan ngebut-ngebut,” imbuh Nuryanto, 45, warga Desa Candisari Kecamatan Kedu. (zah/lis)