SEMARANG – Harga produk gadget tipe terbaru semakin terjangkau. Namun, kondisi tersebut tak selalu dibarengi dengan kemudahan konsumen untuk memperoleh produk yang diinginkan.
Menurut salah satu pedagang ponsel di Plasa Simpang Lima, Rois Setiawan, kelangkaan produk di antaranya terjadi pada Smartfren tipe Andromax G dan Samsung tipe Galaxy Grand. Dikatakan, untuk dua produk tersebut hanya tersedia di toko-toko besar, sedangkan di pedagang kecil jarang menyediakan tipe tersebut. ”Kalaupun ada yang pesan, kami mengambil ke toko yang lebih besar, konsekuensinya tentu saja harga sedikit lebih mahal,” kata dia, kemarin.
Dikatakannya, kelangkaan produk tersebut juga dimanfaatkan sejumlah pemilik toko yang menyediakan stok tersebut untuk menaikkan harga. Sebagai contoh, untuk Smartfren Andromax G yang mestinya seharga Rp 1 juta, bisa dijual dengan harga Rp 1,050 juta. Sedangkan untuk Samsung Galaxy Grand yang harganya di kisaran Rp 2,650 juta bisa dijual dengan harga Rp 2,8 juta. Menurutnya, selisih harga tersebut tidak menjadi persoalan bagi konsumen. ”Mereka lebih tertarik untuk terus mengikuti teknologi,” kata dia.
Sementara itu, di awal tahun ini, penjualan ponsel second terus mengalami peningkatan. Salah seorang pedagang ponsel bekas, Luri Suhendra mengatakan, sejauh ini penjualan ponsel second justru mengalami peningkatan, mengingat ponsel baru bermerek harganya masih melangit. ”Untuk ponsel atau tablet seperti Samsung, kalau beli baru harganya masih tinggi, jadi mereka mencari second,” jelasnya. (ars/smu/ce1)