Ditusuk Gunting dan Dibakar

141

Pembunuhan Gadis Cantik
KENDAL — Misteri pembunuhan gadis cantik, Nafidhatul Khaeroh, 19, warga Desa Kebonagung RT 01 RW 01, Kecamatan Ngampel, Kendal mulai sedikit terkuak. Dari hasil otopsi luar yang dilakukan polisi, terdapat 18 tusukan dan bekas pembakaran di tubuh korban.
”Di tubuh korban terdapat 18 luka bekas tusukan, yakni 7 di bagian punggung, 10 di perut dan 1 di paha kiri. Selain itu, korban diduga sempat dibakar di bagian perut hingga wajah untuk menghilangkan identitasnya,” jelas Kendal AKBP Harryo Sugihhartono melalui Kapolsek Kaliwungu AKP Andhika Wiratama kepada Radar Semarang, Jumat (17/1) siang.
Menurut Andhika, dari bekas luka yang ada di tubuh korban, diduga pelaku menggunakan senjata tajam jenis gunting. Hal ini dilihat dari panjang luka robek di tubuh korban. ”Bisa saja dengan gunting, luka tusuk pada tubuh korban sekitar 3-4 sentimeter,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan, dugaan sementara korban dibunuh dengan latar belakang perampokan motor. Sebab, motor Yamaha Jupiter Z merah bernopol H 6240 BM dan handphone milik korban raib. Namun dirinya mengaku masih terus mendalami motif pelaku yang sebenarnya.
”Kalung milik korban masih ada, tapi bandul kalung dengan huruf A hilang. Bisa saja bermotif asmara yang menimbulkan dendam, kita masih dalami itu,“ katanya didampingi Kanit Reskrim Polsek Kaliwungu Ipda Tohari.
Saat ini, aparat Reskrim Polsek Kaliwungu dan Polres Kendal telah memeriksa 5 saksi terkait tewasnya korban. Dua di antaranyanya adalah Jumari, 50, dan Sutrisno, 30, keduanya warga Desa Darupono, Kaliwungu Selatan. Jumari dan Sutrisno adalah pencari rumput yang menemukan mayat korban di hutan Desa Darupono, Kecamatan Kaliwungu Selatan, tepatnya di Petak 45 Palir KRPH Darupono Rabu (15/1) petang.
“Sedangkan tiga saksi lainnya yang diperiksa adalah mantan kekasih korban, Khoirul Anam; pacar korban saat ini, Sofian, serta Kepala Desa Darupono Agus Subaidi,“ bebernya.
Sementara dari hasil olah TKP, polisi menemukan sepasang sepatu warna putih bergaris biru, tas milik korban, serta korek gas warna hijau yang diduga digunakan pelaku untuk membakar korban. Hingga kemarin, kasus pembunuhan Nafidhatul Khaeroh itu masih dalam penanganan aparat Reskrim Polsek Kaliwungu dan Polres Kendal.
Seperti diberitakan Radar Semarang sebelumnya, sesosok mayat perempuan ditemukan membusuk di hutan Desa Darupono, Kaliwungu Selatan, tepatnya di Petak 45 Palir KRPH Darupono Rabu (15/1) petang. Mayat tersebut kali pertama diketahui oleh dua pencari rumput, Jumari, 50, dan Sutrisno, 30. Penemuan mayat tersebut langsung dilaporkan ke kades setempat, diteruskan ke Polsek Kaliwungu dan Polres Kendal. Belakangan diketahui, korban adalah Nafidhatul Khaeroh, 19, warga Desa Kebonagung RT 01 RW 01, Kecamatan Ngampel, Kendal yang hilang sejak Minggu (12/1) lalu. (den/aro/ce1)