MUNGKID—Sebanyak 800 guru dan siswa asal SMPN 1 Mungkid Kabupaten Magelang mengikrarkan diri sebagai agen pelopor keselamatan berlalulintas bersama Satlantas Polres Magelang dan Ditlantas Polda Jateng, kemarin. Melalui deklarasi ini, mereka diharapkan mampu ikut menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas.
”Apalagi kalangan pelajar ini rentan sekali melakukan pelanggaran lalu lintas karena belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor. Angka kecelakaan di kalangan pelajar pun sangat tinggi,” kata Kasubid Dikyasa Ditlantas Polda Jateng AKBP Agung Ari Setiawan, di sela-sela acara di gedung Baitul Muslimin, Mungkid, kemarin.
Selain deklarasi, mereka juga dibekali sejumlah materi, di antaranya tentang safety riding dan aturan berlalu lintas. ”Jadi anak-anak ini kita beri pengertian bahwa mereka belum saatnya mengendarai kendaraan. Kita harapkan para guru ikut mengawasinya,” kata dia.
Disebutkan Agung, selama tahun 2013 lalu, angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda Jateng rata-rata mencapai 15 orang per hari. “Ini cukup tinggi. Salah satu penyebabnya, karena para pengguna jalan itu tidak mematuhi aturan lalu lintas. Jadi kami berharap, melalui sosialisasi kepada para pelajar ini, akan menekan angka kecelakaan lalu lintas dikemudian hari,” harapnya.
Hal senada disampaikan Ka­satlantas Polres Magelang AKP Jamal Alam. “Deklarasi ini sebagai upaya menekan angka kecelakaan yang terjadi di kalangan pelajar. Kami berharap, mulai dari pelajar ini, angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan berkurang,” imbuhnya.
Sementara Kepala SMP Negeri 1 Mungkid, Cahya Purwata mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Ditlantas Polda Jateng bersama Satlantas Polres Magelang kemarin.
“Kegiatan ini baru pertama kami lakukan. Ini bagus untuk menyosialisasikan gerakan keselamatan berlalu lintas. Terus terang, kami bangga sekolah kami yang dipilih. Padahal di Jateng dan Magelang sendiri, ada banyak sekolah. Ke depan, kegiatan ini akan kami tindak lanjuti dengan program yang senada di sekolah kami,” katanya. (vie/lis)