Alokasi Pupuk Bersubsidi Dikurangi

145

MUNGKID—Para petani di wilayah Kabupaten Magelang sepertinya harus mulai siap-siap me­nemui kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi. Bagaimana tidak tahun ini, lim jenis pupuk bersubsidi dibatasi pengalokasiannya.
Kepala Sub Bagian Produksi Daerah Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang, Soepriyono Poedji mengatakan pupuk urea yang pada tahun 2013 mencapai 20.800 ton, tahun ini hanya diberikan 16.833 ton. Alokasi SP 36 untuk kebutuhan satu tahun yang pada tahun 2013 diberikan 2.295 ton, berkurang menjadi 2.118 ton.
Pun demikian pula alokasi ZA berkurang dari 7.055 ton menjadi 4.342 ton, dan alokasi NPK berkurang dari 8.475 ton menjadi 7.985 ton. Alokasi petroganik juga menyusut dari sebelumnya 18.285 ton menjadi 13.998 ton
Meski demikian, dia mengatakan tetap bisa mengajukan usulan tambahan alokasi. Petani saat ini tetap diminta bersiap-siap menambah, mencukupi kebutuhan pupuknya dengan menggunakan pupuk jenis lain.
”Selain membeli, petani mungkin bisa mencukupi kebutuhan pupuknya dengan berinovasi membuat pupuk organik sendiri,” kata dia. ”Jadi inisiatif petani untuk membeli tambahan atau membuat pupuk sendiri, sangat diperlukan karena pengurang­an alokasi pupuk bersubsidi tahun ini terbilang signifikan,” tambah dia.
Sekalipun alokasi tiap tahun memang cenderung selalu berkurang dan tidak pernah sesuai dengan usulan permintaan, Soepriyono mengatakan, besaran pengurangan alokasi yang terjadi tahun ini, terbilang cukup banyak dibandingkan yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya.
”Pada tahun-tahun sebelumnya, alokasi pupuk bersubsidi biasanya hanya berkurang 1.000 hingga 1.500 ton dibandingkan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Menyikapi hal ini, Soepriyono mengatakan, di pertengahan tahun, pihaknya akan mencoba mengajukan permintaan tambahan pupuk bersubsidi. Kendatipun demikian, mengacu pada pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, jumlah yang disetujui seringkali kurang dari permintaan pupuk yang diajukan.
Saleh, salah seorang petani di Desa Pabelan Kecamatan Mungkid mengatakan, saat ini dirinya masih berupaya mencari pupuk urea untuk memupuk tanaman padinya yang kini berusia dua bulan. (vie/lis)