WONOSOBO—Ikatan Per­sau­daraan Haji Indonesia (IPHI) sebagai organisasi atau wadah bagi para haji di Indonesia, didorong mampu menjadi panutan bagi semua umat, tanpa memikirkan atau memandang golongan. Ter­masuk para anggotanya yang sudah berhaji, didorong memberikan teladan baik bagi lingkungannnya.
“IPHI sebagai tenda besar semua umat, harus bisa menjalankan ukhuwah islamiyah sesuai dengan predikat sebagai seorang haji, yang diharapkan akan menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat,”kata H. Nur Fauzan Ahmad, Sekretaris Wilayah IPHI Provinsi Jawa Tengah, dalam peringatan maulid Nabi Muhammad saw, IPHI Kabupaten Wonosobo Kecamatan Leksono, kemarin.
Fauzan mengatakan, IPHI juga didorong mempunyai jiwa peduli dengan masalah-masalah yang ada di tengah masyarakat, seperti program pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
“Hal di atas merupakan program unggulan IPHI, maka semua anggota harus ikut terlibat,” katanya
Sementara Ketua IPHI Kabu­pa­ten Wonosobo, H. Muntohar, menyampaikan kepada seluruh cabang IPHI kabupaten Wonosobo, untuk terlibat dalam mendukung pemerintah meningkatkan kebersihan, keindahan dan kemakmuran masjid.
“Untuk mewujudkan itu, kami akan menggelar lomba kebersihan dan kemakmuran masjid. Kami minta semua IPHI kecamatan ikut lomba ini,” ujarnya.
Muntohar mengatakan, upaya meningkatkan kualitas IPHI terus dilakukan. Terbukti pada tahun 2013, IPHI Cabang Leksono mem­peroleh IPHI Award tingkat wilayah Jawa Tengah, sebagai IPHI terbaik di bidang managemen, dan IPHI Daerah Kabupaten Wonosobo yang juga memperoleh IPHI award tingkat pusat tahun 2013, sebagai IPHI terbaik di bidang managemen. “Dengan dua penghargaan ini, maka sejumlah pekerjaan masih menumpuk untuk terus meningkatkan kinerja organisasi,” katanya.
Pada kesempatan itu, juga diserahkan bantuan santunan kepada 30 anak yatim piatu dan 22 kaum dhuafa, berupa sembako, alat salat dan uang, dari IPHI Kabupaten Wonosobo. (ali/lis)