Plt Sekda Diangkat Jadi Plt Bupati

207

MUNGKID—Jabatan yang di­isi oleh pelaksana tugas (plt) di Kabupaten Magelang tampaknya sudah semakin lazim. Apalagi setelah plt sekda Agung Trijaya diangkat menjadi plt bupati Magelang.
Penunjukan pelaksana tugas ini semakin membuat ketidakjelasan pelaksanaan pelantikan bupati. Belum ada kepastian pelantikan tanggal 16 Januari besok.
Penetapan plt bupati ini tertuang dalam SK Nomor 131/3/2014 tanggal 11 Januari 2014 dan diterima Pemkab Magelang Senin (13/1) pukul 11.00. Surat ditandatangani oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
”Status plt tersebut berlaku sampai dilantiknya pasangan cabup dan cawabup terpilih hasil pilkada 27 Oktober 2013 menjadi bupati dan wakil bupati definitif,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Magelang, Eri Sadewo SH, kemarin.
Dia mengatakan, sebagai plt, Agung Trijaya akan melaksanakan tugas-tugas keseharian bupati. Keputusan itu didasari pertimbangan, demi menjamin kelancaran jalannya pemerintahan di Kabupaten Magelang. Tapi setiap kebijakan yang diambil harus dilaporkan kepada gubernur.
Seperti diketahui, masa jabatan Ir H Singgih Sanyoto Bupati Magelang 2009-2014 telah berakhir Minggu (12/1) kemarin. Tetapi, pelantikan calon bupati dan wakil bupati terpilih, Zaenal Arifin SIP dan HM Zaenal Arifin SH, belum kunjung ada kejelasan.
Menurut Plt Ketua DPRD, H Kuswan Hadji, perihal usulan pelantikan calon bupati dan calon wakil bupati terpilih, sudah dikirim ke mendagri, melalui Gubernur Jateng, Senin (6/1) lalu. Usulan berdasarkan laporan hasil Pilkada 27 Oktober 2013 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Kepala Bagian Tata Peme­rin­tahan Pemkab Magelang, Arry Wi­di Nugroho sesuai tahapan pilkada yang ditetapkan KPU, pelantikan calon bupati dan wakil bupati terpilih, dijadwalkan Minggu (12/1), bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan bupati masa bakti 2009-2014. Namun, agenda itu tertunda karena jawaban Mendagri terhadap usulan dari DPRD belum turun.
”Sampai saat ini, kami masih dalam posisi menunggu konfirmasi dari Kemendagri, ” kata Arry Widi Nugroho.
Perlu diketahui, hingga saat ini, Zaenal Arifin SIP masih tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Magelang, dengan status nonaktif terhitung sejak ditetapkan menjadi cabup oleh KPU, 28 Juli 2013 lalu. ”Proses pergantian antar waktu (PAW) terhadap Zaenal Arifin dari keanggotaan DPRD akan dilakukan setelah yang bersangkutan dilantik menjadi bupati definitif,” kata Kuswan Hadji. (vie/lis)