WONOSOBO—Jumlah kecelakaan di Wonosobo sepanjang tahun 2013, mengalami penurunan cukup tajam dibanding tahun sebelumnya. Penurunan angka kecelakaan sekitar 23 persen. Selain itu, jumlah korban kecelakaan juga mengalami penurunan.
Menurut Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto, jumlah kecelakaan sepanjang tahun 2013 sebanyak 295 kasus. Sementara pada tahun 2012, angka kecelakaan mencapai 386 kejadian. Dengan data ini, maka jumlah kecelakaan mengalami penurunan 91 kasus.
“Kami bersyukur, dari hasil evaluasi yang kami lakukan, kasus kecelakaan di jalan raya mengalami penurunan,”katanya.
Dengan menurunnya kasus kecelakaan, kata Agus, berpengaruh terhadap menurunnya jumlah korban. Pada tahun 2012, jumlah korban kecelakaan yang tewas sebanyak 23 orang. Sementara pada pada tahun 2013, menurun jumlah korban tewas 17 orang. “Penurunan korban jiwa ini, sekitar 26 persen dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya.
Sedangkan untuk korban luka berat, imbuh Agus, penurunan cukup signifikan yaitu turun 37 orang atau 45,7 persen. Pada tahun 2012 sebanyak 81 orang sementara pada 2013 sebanyak 44 orang. “Dari jumlah kecelakaan tersebut, masih didominasi oleh kendaraan roda dua atau sepeda motor dengan faktor penyebab adalah kesalahan manusia, dengan rentang usia dominan antara 16 sampai dengan 40 tahun,” jelasnya.
Selain mengevaluasi jumlah kecelakaan, Agus menyatakan, selama tahun 2013, Polres Wonosobo telah menindak 23.524 pelanggar lalu lintas. Diantara sejumlah itu, 10.988 diantaranya diberikan tilang.
“Penindakan ini, kami berikan agar pengguna jalan tertib. Sehingga tidak menambah kasus kecelakaan di jalan raya. Karena salah satu pemicu utama kecelakaan karena pengguna jalan melanggar aturan,” tandasnya.
Dikatakan, dengan data tersebut, pada 2014 ini, upaya menekan kasus kecelakaan akan terus dilakukan. Langkah yang dilakukan, dengan mengajak masyarakat membudayakan keselamatan lalu lintas sebagai kebutuhan. Di antaranya melalui sekolah, komunitas ojek, serta komunitas angkutan umum. “Semua komponen, kami ajak menjadi pelopor keselamatan lalu lintas,” pungkasnya. (ali/lis)