Janji Kades, Ditagih Lewat Musrenbangdes

193

BATANG—Ratusan warga Desa Surjo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Minggu (11/1) siang kemarin, menagih janji kepala desa (Kades) terpilih, Wuryanto, lewat musyawarah rencana pembangunan desa (Musrenbangdes). Pasalnya, semasa kampanye Desember lalu, kades sepakat dengan warga tidak membagi uang, tapi berjanji mengentaskan pengangguran dan membuat jalan desa halus.
Kepala Urusan Pembangunan Desa Surjo, Solihin mengungkapkan bahwa dalam Pilkades kemarin, setiap calon kades memang dilarang membagikan uang dalam mencari simpati pendukungnya. Namun harus membuat program desa yang bisa direalisasikan. Karena itulah, janji kampanye kades dicatat dalam Musrenbangdes. ”Setelah dilantik, kades wajib merealisasikan janji kampanyenya,” ungkap Solihin.
Kendati begitu, imbuhnya, warga berhak memberikan masukan atau mengkritik sebelum dijadikan sebagai program kerja. Menurutnya, 7 kepala dusun (Kadus), Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta tokoh masyarakat diundang semua. ”Kalau semua warga sudah sepakat, maka Musrenangdes ini disyahkan dan akan dievalusi setahun sekali,” kata Solihin.
Ketua BPD Desa Surjo, Wuragil Suharjo, menegaskan meski Pilkades telah selesai dan kades telah dilantik, masih ada warga yang tidak setuju dengan program kerja yang telah disepakati bersama. ”Saya sangat menyesalkan warga yang berupaya menjatuhkan kades terpilih untuk kepentingan pribadi. Mari kita bangun bersama, jangan saling bermusuhan,” tegas Wuragil yang didamping Wakil BPD, Sunaryo.
Kades Surjo,Wuryanto menjelaskan bahwa janji yang disampaikan sangat sederhana hanya ini ingin membuat Pasar Ikan Tawar dan membentuk kelompok pemuda tani untuk mengurangi pengangguran. ”Janji saya tidak muluk-muluk, hanya membuat pasar ikan tawar dan membentuk kelompok tani. Kalau soal jalan dibangun bersama-sama dengan warga dan bantuan Pemkab Batang,” jelas Wuryanto.
Terpisah, Kepala Bidang Peme­rintah, Pemkab Batang, Andi Santoso, menandaskan bahwa Desa Surjo adalah desa percontohan dalam Pilkades yang tanpa politik uang. Karena itu, janji kampanye dipertaruhkan. ”Jika semua Pilkades di Kabupaten Batang dilakukan seperti di Desa Surjo, maka biaya politik akan sangat murah,” tandas Andi. (thd/ida)