Drainase Buruk Jalan Tergenang

123

MUNGKID—Sejumlah jalan di Kabupaten Magelang tergenang saat hujan tiba. Hal itu dikarenakan banyak drainase tak berfungsi baik. Pantauan koran ini, sejumlah jalan yang tergenang di antaranya di Jalan Muntilan Dukun, Syailendra Borobudur, kawasan Japunan Mertoyudan, Jalan Blondo-Mungkid. Sejumlah warga dan pengendara kendaraan mengeluhkan genangan itu.
Genangan dan luapan air yang bercampur dengan kerikil, sampah, terlihat jelas di wilayah titik Desa Bumirejo, dekat stadion yang baru dibangun, dan Randu Gunting. Genangan dan aliran air yang berada di badan jalan, juga bisa membahayakan pengendara sepeda motor, jika melintas dengan tidak hati-hati. ”Kalau lewat aliran air di daerah itu, saya harus pelan-pelan. Karena, kadang-kadang ada kerikil dan sampah, takut terpeleset,” kata Pramudya, pengendara sepeda motor yang kerap melintas di jalur tersebut, kemarin.
Menurutnya, air mengalir ke badan jalan karena drainase yang kurang baik. Ataupun, lantaran selokan yang kurang berfungsi dengan baik, sehingga aliran air hujan tidak berfungsi dengan lancar. Dia menambahkan, dengan aliran tersebut juga memungkinkan mengganggu pemandangan wisatawan yang akan berkunjung ke objek wisata di Kabupaten Magelang.
Yohanes Sugiatmo, 57, warga Randu Gunting, Blondo, Mungkid mengaku, drainase air yang buruk tersebut, juga membuat jalan di dekat rumah dan toko miliknya selalu tergenang air. Bahkan, jika hujan semakin deras, membuat air meluap hingga masuk ke dalam toko dan rumahnya.
”Hal ini terjadi kurang lebih enam tahun sejak saya menempati rumah ini. Drainasenya mungkin sangat kecil dan kurang bagus, sehingga air tidak meresap dengan cepat,” ulasnya.
Dia menambahkan, meski sangat mengganggu kenyamanan dan pembeli yang akan mampir ke tokonya, namun sejauh ini belum pernah melaporkan hal itu. Dia mengaku tidak mengetahui ke mana harus melaporkan saluran drainase yang diduga kurang bagus tersebut. ”Harapan kami ada perbaikan, sehingga tambah rapi, bersih, dan tidak mengganggu kenyamanan,” ujar Sugiatmo.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPU ESDM), Sutarno mengatakan, genangan dan luapan air di wilayah tersebut dimungkinkan bukan karena saluran drainase yang buruk. Namun, karena jalan yang tidak rata dan bergelombang.
“Namun, kami akan memastikan dengan mengecek dan koordinasi dengan pihak terkait. Sebab, itu merupakan jalan provinsi,” tandasnya. (vie)