Harga Cabai Melonjak

222

TEMANGGUNG—Harga komoditas perkebunan jenis cabai di Kabupaten Temanggung mengalami lonjakan pada satu pekan terakhir. Kenaikan komoditas pedas ini hampir terjadi pada semua varietasnya. Termahal, harga cabai mencapai Rp 32 ribu per kilogram.
Hemi, 40, penjual cabai di Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung mengatakan, harga tertinggi adalah untuk jenis cabai keriting merah yakni, dari Rp 24.000 per kilogram menjadi Rp 32.000 per kilogram. Lalu disusul harga cabai rawit yang melonjak tajam dari sebelumnya Rp 10.000 per kilogram menjadi Rp 20.000 per kilogram.
”Kalau terasa mulai naik ya sejak sepekan ini, yang paling mahal memang cabai keriting merah, tapi naiknya bertahap. Kalau yang cabai rawit langsung tinggi dan naik dua kali lipat,”katanya.
Yayuk, 47, penjual cabai lainnya menuturkan, di tempatnya cabai rawit malah dijual Rp 25.000 per kilogram, lalu cabai jenis stret atau cabai setan Rp 30.000 per kilogram. Cabai keriting hijau antara Rp 14.000-Rp 15.000 per kilogram.
”Sejak harganya naik pembelian menjadi sepi, ini saya punya cabai keriting merah sebanyak 3 kilogram saja sudah tiga hari tidak habis. Konsumen sekarang membelinya cuma seidikit paling minta seperempat kilogram saja, tidak kayak dulu beli langsung 1 kilogram,” katanya.
Marini, 60, penjual cabai lainnya juga menuturkan hal senada. Mahalnya harga cabai berdampak pada lesunya penjualan. Dia sendiri mengaku mendapatkan cabai dari para pengepul yang membeli dari para petani di seputaran Kabupaten Temanggung saja.
Penyebab kenaikan ditengarai karena terdampak musim hujan. Tingginya curah hujan membuat cabai milik petani di sawah banyak yang membusuk sebelum panen. Hal ini menyebabkan persediaan barang menjadi langka kemudian berdampak pada naiknya harga. (zah/lis)