14 Ha Diserang Tikus

17

MUNGKID-Musim hujan, serangan hama tikus di Kabupaten Magelang meluas. Jika pada akhir tahun lalu jumlah sawah yang diserang 7,9 hektare luasan bertambah hingga 14,6 hektare.
”Itu semua data kami kumpulkan di 10 kecamatan,” kata Petugas Pengamat Hama dan Penyakit Tanaman Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Provinsi Jawa Tengah, Pratondo, kemarin.
Dia mengatakan, serangan yang terjadi saat ini merupakan kondisi awal serangan di awal musim tanam padi. ”Areal tanaman padi yang diserang hama tikus berpotensi akan terus meluas hingga puncak musim tanam padi bulan Januari hingga Februari mendatang,” ujarnya.
Sejauh ini, tanaman padi yang diserang hama tikus baru sebatas mengalami rusak ringan. Namun, tanpa pengendalian hama secara serentak, maka tingkat kerusakan yang ditimbulkan bisa bertambah parah.
Kendatipun demikian, Pratondo mengatakan, luasan serangan hama tikus tersebut tidak terlalu signifikan dibandingkan total luasan tanaman padi, yang saat ini terdata 14.788 hektare.
Produktivitas tanaman padi di Kabupaten Magelang berkisar 5,7 ton hingga 6 ton gabah kering giling (GKG) per hektare. Tidak hanya hama tikus, di penghujan ini, tanaman padi rentan diserang berbagai hama lain.
Pada minggu II bulan Desember, juga terdata luasan tanaman padi yang diserang tungro, 2,9 hektare yang tersebar di empat kecamatan, dan luasan yang diserang hama wereng, mencapai 0,6 hektare dan tersebar di dua kecamatan.
Ahmad, salah seorang petani asal Desa Pabelan Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang, mengatakan, hama tikus juga mulai menyerang tanaman padi miliknya yang saat ini masih berusia dua bulan. “Sebagian tanaman padi mati karena digigit bagian batang dan akarnya hingga putus,” ujarnya. Dia memiliki tanaman padi seluas 3.000 meter persegi. Serangan hama tikus tersebut tersebar pada titik-titik tertentu di areal sawahnya.
Selain itu, saat ini dirinya pun khawatir tanaman padinya akan diserang hama wereng, yang saat ini juga sudah mulai menyerang tanaman padi di sekitar sawahnya. (vie/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here