14 Anggota Polri Kena Sanksi

138

WONOSOBO—Sepanjang tahun 2013, sedikitnya 14 anggota Polres Wonosobo mendapatkan sanksi. Hal ini terkait pelanggaran disiplin dan pelanggaran kode etik sebagai anggota Polri. Beberapa anggota bahkan terkena sanksi pidana. Untuk itu, pada pemilu mendatang semua anggota Polri diminta netral.
“Selama tahun 2013, sebanyak 14 anggota telah menjalani sidang disiplin karena telah melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik Polri,” kata Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto Kapolres Wonosobousai menggelar rapat koordinasi dengan semua anggota kemarin (7/1).
Dijelaskan Agus, dari 14 anggota itu, semua telah diberikan sanksi berupa teguran, kurungan 21 hari serta penundaan usulan kenaikan pangkat 1 periode.
“Apabila ada anggota yang melakukan pelanggaran, bukan hanya anggota sendiri yang terkena akibatnya. Namun keluarga dan bahkan nama baik Polri pun akan ikut tercemar,”katanya.
Oleh karena itu, imbuh Agus, pihaknya menekankan kepada semua anggota untuk benar-benar menjaga aturan serta mematuhi sumpah sebagai anggota Polri. “Jangan sekali-kali anggota Polres Wonosobo melakukan pelanggaran displin maupun kode etik profesi Polri,” imbaunya.
Agus juga menegaskan, men­jelang pelaksanaan pemilu legis­latif tahun 2014, Polri harus be­nar-benar netral serta tidak boleh terlibat politik praktis. Apabila ada anggota Polri yang terlibat politik praktis, tidak akan segan-segan memberikan sanksi. “Kasus 14 anggota tersebut, menjadi gambaran semua anggota agar benar-benar netral dan tidak melanggar disiplin,” tandasnya.
Pengamanan menjelang pemilu 9 April mendatang, Agus mengatakan, terus memperkuat konsolidasi antarsektor. Salah satu programnya, dengan menggelar apel bersama dari semua unit dan sektor satu bulan sekali. Langkah ini untuk mengavaluasi dan memantau secara seksama kondisi keamanan.
“Koordinasi dan komunikasi kami lakukan tiap hari, cuma untuk memperkuat pemantauan keamanan, kami lakukan tatap muka semua anggota satu bulan sekali,” tuturnya.
Ditambahkan, kegiatan yang rutin dilakukan setiap satu bu­lan sekali itu, juga berguna me­ningkatkan silaturahmi dan penyampaian perintah langsung dari satuan atas kepada anggota polsek jajaran serta Polres Wonosobo. “Kegiatan ini, juga digunakan untuk menganalisa gangguan Kamtibmas selama satu bulan terakhir,” tandasnya. (ali/lis)