Pedagang Seragamkan Sekat Jepon

203

BLORA—Pasar Jepon yang baru saja diresmikan pembangunannya Wakil Menteri Perdagangan RI, Bayu Kresnamurti belum ditempati pedagang. Para pedagang masih berjualan di lokasi sekitar pasar, karena para pedagang akan membangun sendiri kios-kios mereka. Salah satu alasannya, karena kontraktor hanya membangun los.
Hal itu disampaikan Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Jepon Abdul Halim kemarin. Menurutnya, para pedagang saat ini sedang bermusyawarah untuk membangun sekat kiosnya secara seragam. Langkah tersebut ditempuh supaya Pasar Jepon tampak indah dan nyaman.
“Hasil pembangunan masih berupa los kosong dan akan dibuat petak-petak terlebih dulu. Nah, untuk menyekat los-los yang dibangun kontraktor ini masih dimusyawarahkan para pedagang. Mungkin masih dua bulan lagi pasar baru bisa ditempati berjualan,” paparnya.
Halim menjelaskan, pembuatan petak kios tersebut adalah bagi para pedagang yang telah memiliki kartu. Dengan perhitungan satu kartu satu kios. Jika ada pedagang punya kartu dua atau tiga, maka kios yang dibangun jadi satu ruangan.
“Jumlah pedagangnya 288 orang. Dari jumlah tersebut tiga orang tidak mau membuat kios secara seragam. Mereka akan membuatnya sendiri dan tidak diserahkan kepada paguyuban,” jelasnya.
Menurut halim selain penyeragaman sekat los juga akan dibuat blok sendiri. Guna memisahkan jenis barang dagangan. ”Misalnya ada pedagang warung makan, daging, sayuran, pakaian nanti tempatnya akan dipisah dan tidak campur. Ini untuk memudahkan pembeli dan juga membuat pengunjung dan pedagang pasar menjadi nyaman bekerja,” terangnya. (yud/zen/ida)