Bos PT Gaza Tour akan Disidang Lagi

182

KALIBANTENG KULON—Direktur PT Gading Zahirah (Gaza) Tour, Teguh Rahayu sepertinya harus bersiap disidangkan kembali. Penyidik Polrestabes Semarang telah melimpahkan berkas kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana nasabah atas bisnis perjalanan haji dan umrah jilid II ke Kejari Semarang.
”Kami sudah menerima pelimpahan tahap dua dari penyidik kepolisian. Yakni pelimpahan tersangka Teguh berikut barang buktinya. Saat ini sedang kami susun dakwaannya, jika sudah jadi akan kami limpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang,” ujar Kepala Seksi Intelejen Kejari Semarang, Ardito Muwardi, Sabtu (4/1).
Dijelaskannya bahwa kasus jilid II ini ada dua berkas. Kali ini ada tersangka lain yakni Komisaris PT Gaza Tour, B Umardani yang masih menjadi buron penyidik kepolisian.
”Sebelumnya di kasus pertama dengan penipuan yang sama, Teguh Rahayu telah divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara,” tuturnya.
Berkas II dan III masing-masing ada 15 orang korban. Dengan kerugian masing-masing Rp 380 juta dan Rp 1,052 miliar. ”Tersangka dijerat pasal yang sama, yakni Pasal 372 tentang penggelapan dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan,” bebernya.
Dijelaskan Ardito, dugaan penipuan terjadi dengan modus menjanjikan jamaahnya pergi haji dan umrah. Namun sesuai waktu yang dijanjikan, ternyata tersangka tidak dapat memenuhi janjinya memberangkatkan para korban ke Tanah Suci. Merasa ditipu akhirnya para korban melapor ke kepolisian. Sementara uang yang disetorkan dibawa kabur oleh para tersangka.
Karena kasus sama, Ardito mengatakan, nantinya seluruh hukuman yang dijatuhkan akan ditambahkan dengan kasus sebelumnya.
”Namun maksimal pidana yang dijalani adalah lima tahun. Meski disidangkan berkali-kali, tapi itu terjadi dalam satu tindak pidana dengan modus yang sama dalam waktu yang beruntun,” tambahnya. (bud/ton/ce1)