Peringatan Hari Amal Bhakti Kemenag Wonosobo Meriah

Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama (Kemenag) Ke-68 di Kabupaten Wonosobo berlangsung khidmat. Sedikitnya 4000 pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliah (MA) memadati Alun-Alun Wonosobo. Peringatan ini lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Upacara Hari Amal Bhakti Kementerian Agama yang dihelat di alun-alun, dipimpin Bupati Wonosobo Kholiq Arif dan diisi sejumlah atraksi seni musik dari sejumlah lembaga pendidikan agama di bawah Kemenag.
Bupati Kholiq Arif mengatakan, perlunya semua pihak mengingat dan memaknai kembali sejarah pembentukan Kementerian Agama. Sebagai negara pertama di dunia yang memiliki kementerian urusan agama, Indonesia dikenal sebagai negara yang sangat memelihara dan menjamin kepentingan agama beserta pemeluk-pemeluknya.
“Setiap elemen di Kementerian Agama juga perlu menyadari, bahwa keberadaan Kemenag berfungsi untuk memperkuat bangunan ideologis negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa,”katanya.
Selain itu, kata Kholiq, Kemenag juga wajib melindungi rakyat dalam beragama sesuai dengan norma-norma dalam konstitusi. Mengingat fungsi mulianya, jajaran pegawai di lingkup Kementerian Agama semestinya sadar untuk selalu menjaga reputasi dan kredibilitas dari masa ke masa. “Saya berpesan agar jajaran Kemenag Kabupaten Wonosobo tak lupa melakukan introspeksi diri, terutama terkait sejauh mana tugas pokok dan fungsi dalam melayani kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Dengan adanya introspeksi dan evaluasi, kaha Kholiq, di masa-masa mendatang, kualitas pelayanan kepada masyarakat akan meningkat sesuai target dan harapan. “Instropeksi untuk memperbaiki kinerja agar ke depan lebih baik lagi,” imbuhnya.
Upacara yang dimeriahkan marching band pelajar MI Negeri Kalikarung, Kepil tersebut, menurut Kepala Seksi Haji Kemenag, Totok Jumantoro sengaja digelar lebih besar dibanding tahun sebelumnya.
Harapannya, selain untuk meningkatkan kesadaran akan peran dan keberadaan Kementerian Agama di kalangan pegawai, juga sebagai media syiar kepada masyarakat.
“Kementerian Agama Wonosobo senantiasa siap melayani dan mengemban amanah secara pro­fesional,” katanya. (ali/lis)