Dilatih Keterampilan Agar Miliki Tambahan Penghasilan

217

Upaya Memberdayakan Ekonomi Para Lanjut Usia

Jumlah kaum lanjut usia (lansia) di Kabupaten Wonosobo saat ini mencapai 77.900 jiwa. Dari jumlah tersebut, tidak semua kondisi ekonominya baik. Namun sebaliknya, banyak lansia yang penghasilan ekonominya kurang. Untuk itu kepedulian dari banyak pihak dibutuhkan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo, Agus Purnomo menga­takan sampai akhir tahun 2012 ter­catat ada sekitar 77.900 jiwa. Pi­haknya berharap agar penduduk Wonosobo memelihara nasib lansia di lingkungannya. ”Warga harus memperhatikan lansia dalam kehidupan sehari-harinya, kondisi kesehatannya, maupun kebutuhan psikologisnya,” katanya.
Agus menambahkan, saat ini salah satu kondisi dan permasalahan yang dihadapi lansia secara umum adalah kondisi ekonomi yang cenderung menurun akibat penghasilan yang berkurang.
Sedangkan tantangan yang dihadapi dalam rangka memberdayakan lansia adalah bagaimana meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan kemandirian lansia, sehingga mereka bisa meningkatkan kualitas hidupnya. ”Perlu dikembangkan sebuah program kecakapan bagi lansia. Program ini merupakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan lansia agar tetap mampu berketerampilan guna mengisi waktu luang dan memiliki harapan hidup yang tinggi,” tuturnya.
Dikatakan, pendekatan pembelajaran yang dilakukan bisa dengan menggunakan pendekatan pembelajaran orang dewasa (andragogy) yang lebih partisipatif, dengan banyak menggali, mendengar, mendiskusikan, mempraktikkan,
mengartikulasikan dan membangun pemahaman, sikap, ke­terampilan dan perilaku, serta menghargai pengalaman peserta didik lansia.
”Dengan prinsip kemitraan dan partisipasi ini, diharapkan bisa menghasilkan sikap positif, keterbukaan satu sama lain, pertukaran pengalaman dan pengetahuan, untuk menemukan solusi bersama dalam menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki lansia dan lingkungannya,” terangnya.
Kepala Bagian Kesra Setda Wo­nosobo, Eko Suryantoro mengatakan sejumlah program dalam memberdayakan ekonomi lansia terus digelar. Di antaranya belum lama ini, para lansia perempuan diajari tata boga.
”Program ini bertujuan mendorong lansia mempunyai bisnis sampingan, sehingga bisa menambah penghasilan,” ungkapnya. (ali/lis)