Penderita Tambah Dua

149

TEMANGGUNG—Menjelang tutup tahun 2013, kasus HIV/AIDS Di kabupaten Temanggung terus bertambah. Hingga pekan ke tiga Desember ini kasus HIV/AIDS bertambah dua orang.
Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Temanggung Agus Anang B, mengatakan, dua kasus baru itu ditemukan KPA pada pertengahan bulan Desember 2013. “Kedua penderita berjenis kelamin perempuan, kedua kasus ini ditemukan di RSUD Djojonegoro Temanggung,” katanya.
Ia mengatakan, dengan bertambahnya penderita HIV/AIDS ini, jumlah total kasus HIV/AIDS yang tercatat di KPA Temanggung sejak 1997 hingga 2013 ini sebanyak 238 kasus, 112 penderita telah meninggal dunia.
“Pada bulan November kemarin bertambah empat kasus, sekarang bertambah dua lagi. Rata-rata mereka yang terkena HIV/AIDS masih dalam usia produktif yakni diatas 20 tahun di bawah 40 tahun,” terangnya.
Ia menjelaskan, dengan bertambah dua penderita, jumlah total penderita HIV/AIDS saat ini mencapai 238 orang. Rinciannya, 121 orang berjenis kelamin laki-laki, dan 117 orang perempuan. Kebanyakan penderita berasal dari kalangan usia produktif. Faktor heteroseksual masih mendominasi penularan dengan jumlah 137, disusul narkoba 71, perinatal 16, dan homoseksual 11 orang. “Semuanya masih dalam usia produktif, sedangkan untuk dua penderita baru ini mereka tertular karena heteroseks,” jelasnya.
Dikatakan, hingga Desember 2013 ini Kecamatan Parakan masih menjadi kecamatan tertinggi kasus HIV/AIDS dengan jumlah kasus sebanyak 57 kasus. Sedangkan Bansari, kecamatan terendah dengan jumlah kasus satu.
“Dari tahun 1997 hingga Desember 2013 ini jumlah kasus HIV/AIDS di Parakan masih tinggi, tapi 20 di antaranya sudah meninggal dan 37 lainnya masih dalam perawatan dan pendampingan KPA,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari jumlah total kasus sebanyak 238 tersebut, 21 diantaranya ditemukan oleh PMI, sedangkan 15 lainnya dari luar kota/kabupaten. “Dari luar kota pada tahun 2012 tercatat 11 kasus, tahun 2013 lima kasus dan yang sudah meninggal tiga penderita,” terangnya.
Ia mengimbau, pola hidup sehat perlu ditumbuhkan. Jangan pakai narkoba dan hindari seks bebas, agar terhindar dari ganasnya virus HIV/AIDS.
“Jangan sampai terjebak dalam pergaulan bebas, seks bebas atau penggunaan jarum suntik untuk bergantian. Karena selama ini banyak kasus yang disebabkan oleh dua hal ini, ”pesannya. (zah/lis)