Pacu Prestasi, Atlet Difabel Dijanjikan Tahun Depan

217

Atlet Wonosobo Penyumbang Medali di Porprov Jateng 2013 Terima Bonus

Atlet Wonosobo yang berlaga pada Porprov Jateng 2013 dan mampu menyumbangkan medali, menerima bonus dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Wonosobo. Besaran bonus yang diberikan berbeda-beda.

Bonus diberikan pada 16 atlet beserta pelatih. Menurut Ketua KONI Wonosobo, Bambang Laras Nyoto, total bonus diberikan lebih dari Rp 92 juta setelah dipotong pajak. Untuk peraih medali emas, KONI memberikan bonus sebesar Rp 25 juta, medali perak Rp 12,5 juta, dan medali perunggu sebesar Rp 5 juta. “Khusus bagi peraih medali perunggu yang berlaga di cabang beregu, diberikan bonus sebesar Rp 7,5 juta,” katanya.
Selain untuk atlet, Bambang juga menjelaskan, bonus untuk para pelatih adalah sebesar 25 persen dari jumlah yang diterima atletnya. Sebagai contoh, pelatih menembak, Choirul Sholeh menerima 25 persen dari Rp 25 juta, plus 25 persen dari Rp 12,5 juta.
“Hal itu karena cabang menembak menyumbang satu emas atas nama Fadelia Cahaya Wulan, dan satu perak atas nama Ratih Kusuma Dewi,” jelasnya.
Dikatakan Bambang, selain 1 emas dan 1 perak dari cabang menembak, dalam Porprov Jateng 2013, Kabupaten Wonosobo juga meraih 4 perunggu dari cabang kempo, 2 perunggu dari cabang wushu, dan 1 perunggu dari cabang sepak takraw. “Kami berharap, agar bonus ini dapat memacu prestasi atlet di Kabupaten Wonosobo, sehingga mampu menorehkan prestasi lebih baik di masa-masa mendatang,” harapnya.
Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan, Muawal Sholeh, kepada para atlet penerima bonus meminta agar mereka tak lantas berpuas diri, sehingga ke depan dapat berprestasi lebih tinggi. Tak hanya di level provinsi, namun bisa ke tingkat nasional atau bahkan internasional.
“Kami yakin dengan pola pembinaan atlet yang tepat, serta koordinasi antara atlet, pelatih, serta pihak-pihak terkait, para atlet Wonosobo akan dapat menorehkan prestasi membanggakan,” ujarnya.
Muawal juga menyampaikan permohonan maaf, terkait belum dapat diberikannya bonus untuk para atlet yang berlaga di pekan olahraga penyandang cacat Provinsi Jateng (Porcaprov). Meski menorehkan prestasi cukup membanggakan di beberapa cabang, pemberian bonus untuk atlet difabel belum dapat diberikan karena keterbatasan anggaran. “Untuk mereka, direncanakan dapat diberikan bonus dari anggaran belanja daerah tahun 2014 mendatang,” janjinya. (ali/lis)