Hujan, Jalan Utama Tergenang

130

TEMANGGUNG—Buruknya sistem drainase di dalam Kota Temanggung menyebabkan sejumlah jalan protokol tergenang. Selain rawan kecelakaan, genangan air juga menyebabkan lalu lintas pada jalur utama sempat terhambat. Hujan deras yang disertai angin kencang juga menyebabkan pohon perindang jalan ambruk.
“Hujannya deras sekali, tadi sempat saya melihat ada pohon yang ambruk sedang dibersihkan oleh pegawai DPU. Soalnya ada angin kencang juga,” kata Riyanto, 30, warga Jampiroso, Temanggung.
Pantauan koran ini didalam kota, ruas jalan protokol yang tergenang antara lain di Jalan Suwandi Suwardi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kartini, Jalan Sri Suwarno, Jalan Ahmad Yani, Jalan Setiabudi, Jalan Pahlawan, Jalan MT Haryono, Jalan Gajah Mada, Jalan Diponegoro, Jalan Tentara Genie Pelajar serta ruas jalur kecil lainnya.
Akibat genangan air pada badan jalan tersebut, lumpur dari saluran air yang ada tumpah hingga permukaan jalan sehingga sangat licin untuk dilewati. Mengantisipasi kecelakaan, para pengguna jalan memilih memelankan laju kendaraannya. “Jadi pelan, karena pelan maka antrean kendaraan jadi panjang,” katanya.
Genangan air juga sampai pada pemukiman warga yang menyebabkan halaman rumah tergenang air. Beruntung tingginya genangan tidak sampai masuk ke dalam rumah, sehingga warga tidak panik. “Rumah saya halamannya penuh air,” kata Ahmad Sobari, 30, warga Kelurahan Kertosari, Temanggung.
Meski hujan deras disertai angin kencang terus menyapu wilayah penghasil tembakau ini dalam beberapa hari terakhir, sejauh ini belum terpantau adanya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan faktor tersebut. (zah/lis)