Ajak Siswa Kenali Bahaya HIV/AIDS

189

WONOSOBO – Sedikitnya 70 siswa SLTA mengikuti sosialisasi HIV/AIDS di pendopo wakil Bupati Wonosobo. Sosialisasi dihelat Bagian Kesejahteraan Sosial dan Dinas Kesehatan Wonosobo ini, dikemas dengan bincang santai. Selama diskusi terjadi interaksi menarik antara narasumber dan para siswa.
Menurut Kabag Kesra Setda, Eko Suryantoro, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengenalkan bahaya virus HIV/AIDS, khususnya di kalangan remaja Wonosobo. Sekaligus sebagai upaya memerangi penularan virus HIV dan AIDS yang telah menyebar di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah, karena penyakit ini semakin hari semakin menggurita.
“Penyakit ini tidak kenal kompromi kepada siapa pun, baik orang yang berisiko tinggi terserang. Seperti para pekerja seks komersial (PSK), maupun mereka yang berisiko rendah, seperti pelajar, melalui seks bebas dan jarum suntik,” katanya.
Untuk itu, pihaknya menekankan kegiatan ini, sangat penting dan bermanfaat bagi para pelajar sebagai informasi reproduksi sehat dalam pencegahan penyakit HIV/AIDS. Termasuk ajakan kepada seluruh siswa dan guru agar terus mewaspadai perkembangan narkoba yang sudah sedemikian luar biasa masuk dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat.
“Saat ini pecandu narkoba semakin banyak dan berpengaruh besar terhadap penularan HIV/AIDS. Penggunaan narkotika dan zat adiktif lainnya membuat penularan HIV berlangsung sangat cepat,” ujarnya.
Kepala Seksi Kesehatan Anak, Remaja dan Lansia Bidang Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, Suherni Riyati menyampaikan beberapa hal mendasar terkait bahaya Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS), serta penularannya, yang bisa terjadi melalui pertukaran darah, cairan sperma, cairan kemaluan, dan air susu ibu (ASI), sehingga jalan terbaiknya adalah mencegah daripada mengobati. (ali/lis)