Kelompok Rentan Dibina

133

Tekan Bahaya HIV/AIDS
WONOSOBO—Pekerja seksual komersial (PSK) dan anak jalanan dinilai menjadi salah satu kelompok yang rentang terserang penyakit HIV/AIDS. Untuk menekan bahaya itu, Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo memberikan pembinaan pemahaman, agar dalam tata pergaulan bisa menghindari dari serangan penyakit berbahaya tersebut.
Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo, Agus Pur­nomo, pembinaan terhadap kelompok rentan meliputi PSK dan anak jalanan diikuti 73 orang. Mereka berasal dari seputar Wonosobo. “Yang kami berikan pembinaan dari anak jalanan, pengamen dan wanita tunasosial,” katanya.
Kegiatan ini, kata Agus, dimaksudkan untuk mengantisipasi perkembangan masalah kesejahteraan sosial yang diakibatkan oleh para tunasosial baik secara fisik, mental dan sosial serta menjaga wilayah Wonosobo agar tetap aman, sehat, rapi dan indah serta bebas dari permasalahan kesejahteraan sosial.
“Diharapkan bagi para penyandang masalah kesejahteraan sosial dapat hidup layak, sesuai norma agama dan norma masyarakat serta bisa mencegah penularan HIV/AIDS,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Agus, melalui kegiatan ini juga diharapkan bisa memunculkan pemahaman dan kesadaran dari para penyandang masalah tunasosial, sehingga mereka bisa menjalankan fungsi sosialnya dengan wajar.
“Terpenting kami beri motivasi, agar mereka bisa membuat sejarah positif bagi anak cucunya maupun masyarakat di sekitarnya, bahwa mereka bisa berubah dari kehidupan kelam menjadi kehidupan normal,” paparnya.
Para pemateri dalam kegiatan tersebut berasal dari tiga instansi, yakni dari Kantor Kementerian Agama, Dinas Kesehatan dan BRSD Krt Setjonegoro.
Mahbub, dari Kantor Kemen­terian Agama menyampaikan perlunya para masyarakat penyandang masalah kesejahteraan sosial untuk segera bertobat kepada Sang Pencipta. Karena pada dasarnya dalam agama tidak ada istilah anak jalanan ataupun masyarakat tunasosial, semua kaum sama di hadapan-Nya.
“Tinggal bagaimana amal baiknya dalam kehidupan ini. Untuk itu pertobatan dari diri mereka sendiri perlu segera dilakukan agar mereka tidak berlarut terjerumus dalam kehidupan yang kurang baik,” ungkapnya. (ali/lis)