Melanggar, 28 Kendaraan Ditilang

24

TEMANGGUNG—Tim gabung­an dari Dinas Perhubungan, Ko­munikasi dan Informasi serta Satlantas Polres Temanggung kembali menggelar razia terhadap armada angkutan umum yang beroperasi di wilayah Kabupaten Temanggung. Operasi dilakukan untuk menekan laju angka kecelakaan lalu lintas pada arus arus balik lebaran kali ini. Operasi digelar di Pasar Kembang Parakan Kamis (15/8) pagi kemarin.

Kepala Saksi Lalu Lintas Dwi Supriyanti mengatakan, razia kendaraan angkutan dilakukan berdasarkan surat dari Dirjen Perhubungan Darat Pusat, yang isinya memerintahkan kepada kabupaten dan kota untuk melakukan razia angkutan menjelang dan sesudah Idul Fitri 1434 H. “Tidak hanya kali ini, sebelum Lebaran kemarin kami juga sudah melakukan razia di Terminal Madureso dan hasilnya beberapa kendaraan yang melanggar ditilang,”katanya.

Ia mengatakan, razia ini merupakan langkah antisipatif karena kebanyakan kecelakaan terjadi karena faktor-faktor teknis yang sering diabaikan selain karena faktor kesalahan manusia. “Fokus kita pada teknis kendaraan, seperti rem, ban, lampu-lampu dan lainnya. Karena permasalahan ini sering menjadi penyebab terjadinya kecelakaan,” katanya.

Ia menuturkan, pengecekan terutama dilakukan terhadap angkutan Lebaran yang mengangkut penumpang. Sasaran utamanya adalah kelengkapan teknis kendaraan bermotor, yang sering menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan.

Ia menyebut, dari hasil razia, sedikitnya 28 kendaraan angkutan ditilang karena terbukti melanggar peraturan yang ada, seperti surat izin trayek yang sudah habis, KIR kendaraan yang belum di perpanjang serta beberapa pelanggaran lainnya. “Kemungkinan jumlahnya pasti bertambah, karena razia ini belum selesai,”ujarnya.

Dikatakan, selama razia dilakukan pihaknya tidak menemukan kendaraan angkutan yang melanggar secara fisik, namun kebanyakan para pengendara menyepelekan masalah kelengkapan administrasi. “Kami menemukan kendaraan yang izin trayeknya sudah habis. Bahkan ada juga kendaraan umum yang melanggar izin trayek, ada travel yang seharusnya tidak melintasi Temanggung namun tetap bandel melintas di wilayah Temanggung, kendaraan tersebut langsung kami tilang,”terangnya.

Ke depan katanya, razia serupa akan di gelar 3 bulan sekali. Hal ini dilakukan untuk menciptakan keamanan penumpang, selain itu juga untuk mengecek kelengkapan administrasi kendaraan angkutan yang sering kali disepelekan oleh para pengemudi. “Kami akan lebih gencar melakukan razia, ini demi kepentingan bersama,”tandasnya. (zah/lis)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here