39 Siswa Jalani Karantina

46

MAGELANG— Pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) di Kota Magelang mendapatkan pelatihan yang serius dari instruktur untuk upacara HUT RI ke 68 besok (17/8). Mereka dikarantina selama empat hari di mess diklat RSJ Dr Soerojo.

”Mereka telah melewati pelatihan yang ketat. mulai dari seleksi fisik, kesehatan, pengetahuan umum, psikologi dan Bahasa Inggris. Selama dikarantina mereka tidak diperbolehkan pulang,” kata Kabag Humas Setda Kota Magelang, Sutomo Hariyanto, kemarin.

Saat ini telah dibentuk 39 orang paskibraka. Mereka merupakan saringan dari 120 orang dari sejumlah sekolah setingkat SMA yang ada di Kota Magelang. ”Setelah dikukuhkan, mereka akan menjadi pasukan pengibar bendera di upacara HUT RI ke-68 di Lapangan Rindam IV Diponegoro Magelang, tanggal 17 Agustus mendatang,” kata dia.

”Setelah mengikuti kegiatan ini, mereka akan masuk dalam wadah PPI (Paguyuban Purna Paskibraka Indonesia,” terang Sutomo.

Lebih lanjut, dari 120 siswa yang ikut seleksi sebenarnya ada 40 orang yang masuk menjadi pasukan pengibar bendera ini, namun ada salah satu anggota yang mewakili Kota Magelang menjadi Paskibraka Provinsi Jateng, Yakni Rizki Tyar Novitasari siswa SMA 1 Kota Magelang.

”Sebenarnya ada 40 orang, 22 putra dan 18 putri. Namun satu diantara mereka berhasil masuk menjadi pasukan pengibar bendera di provinsi,” ujarnya.

Wali Kota magelang, Sigit Widyonindito berharap anggota Paskibraka terpilih agar bisa menjadi perintis dan teladan bagi lingkungan, baik sikap, perilaku semangat dan ucapan. ”Yang paling penting harus bertanggung jawab, teruslah berkarya demi bangsa, dan jangan justru menjadi kelompok yang jauh dari masyarakat,” tutur Sigit. (vie/lis)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here