Kades Bambang Dipukul Tahanan Lain

278

WONOSOBO –  Kepala Desa Sumberwulan Kecamatan Selomerto, Bambang Edi Sukoco terdakwa  kasus dugaan perusakan mobil, menjadi korban pemukulan oleh tahanan lain bernama Slamet di Rumah Tahanan Wonosobo. Pemukulan yang terjadi pada Minggu (24/3) diduga lantaran Bambang menolak memberi uang kepada Slamet, sehingga kepalanya dibenturkan ke tembok.

Menurut penasehat hukum Bambang Edi Sukoco, Choirudin, pemukulan terhadap kliennya terjadi pada Minggu (24/3) sekitar pukul 09.00. Saat itu, para tahanan di Rutan Wonosobo sedang dikeluarkan dari kamar masing-masing. Kemudian Bambang bertemu dengan Slamet.

“Saat bertemu, Bambang dimintai uang oleh Slamet, tapi Bambang tidak membawa uang kemudian dipukul, kepalanya dibenturkan ke tembok,” katanya.

Namun, kata Choirudin, Bambang tidak melawan. Hanya bertahan diri. Akibat kejadian itu, Bambang mengaku merasakan pening pada kepala. Diduga mengalami luka dalam. “Tidak ada luka luar,  tapi merasakan sakit pada bagian kepala,”imbuhnya.

Dengan kejadian ini, Choirudin langsung menyampaikan kepada pihak Rutan untuk melakukan tindakan agar pelaku pemukulan diisolasi. Karena apabila dibiarkan akan membahayakan bagi kliennya juga tahanan lain.

“Kami akan mengurus kasus ini, setelah kasus persidangan yang tengah berjalan selesai,”ujarnya.

Terpisah, Kepala Rumah Tahanan Wonosobo, Ahmad Tohari saat dihubungi membenarkan bahwa pada Minggu terjadi aksi pemukulan oleh Slamet terhadap Bambang. “ Sebagai langkah pengamanan, tahanan Slamet sudah kami asingkan di kamar khusus,”tandasnya.

Untuk pemicu pemukulan, Tohari mengaku masih mendalami dan belum mengetahui secara pasti. Slamet merupakan tahanan titipan Polres Wonosobo yang diduga menjadi pelaku pencurian.

“Kami masih dalami kasus ini, Slamet merupakan tahanan titipan dari polres,”ujarnya.

Humas Pengadilan Negeri Wonosobo, Mulyadi Aribowo mengatakan bahwa status Bambang Edi Sukoco saat ini merupakan tahanan Pengadilan Negeri Wonosobo. Bambang ditetapkan sebagai terdakwa karena diduga menjadi pelaku perusakan mobil milik Izzanatul Muziah pesaing dalam pemilihan Kepala Desa Sumberwulan.  Kasus ini masih dalam proses persidangan.
“Kami sudah konfirmasi, terdakwa Bambang mengalami luka ringan,”tuturnya.

Mulyadi menjelaskan sidang lanjutan akan dilangsungkan Selasa (26/3) hari ini di Pengadilan Negeri Wonosobo. Dengan agenda pemeriksaan terdakwa Bambang.

“Sidang biasanya hari Kamis, untuk pekan ini kami ajukan Selasa,”katanya. (ali/lis)