SEMARANG–Maraknya perusahaan-perusahaan besar dari Jakarta yang akan melakukan ekspansi ke Jawa Tengah berdampak pada peningkatan permintaan produk-produk peralatan listrik terutama Electrical Swich Boath atau panel listrik.

“Ini sudah menjadi komitmen beberapa pabrik baru seperti pabrik tekstil yang akan membuka pabrik di Jateng untuk menggunakan produk panel maupun alat-alat kelistrikan Schneider,” ungkap Vice Director Omni Electrindo David P SIT selaku distributor dan panel maker Schneider Electric di sela-sela gathering di Hotel Patra Semarang, kemarin.

Lebih lanjut David mengatakan, produk Schneider ini sebagian besar memiliki segmen untuk pabrik, gedung, industri, panel builder, pengembang sampai rumah sakit. Sehingga dengan masuknya pabrik-pabrik baru memiliki dampak positif dan menjadi potensi pasar yang siap untuk digarap. “Ekspansi pabrik dari Jakarta ke Kabupaten Semarang ini tentunya membuat pasar akan akan tumbuh 20 sampai 30 persen,” katanya.

Selain itu, katanya, produk Schneider sampai saat ini mampu menjadi pemimpin pasar dengan share sebesar 70 persen. Share tersebut selalu meningkat dari tahun ketahun. “Peningkatan pasar ini tentunya berkaitan dengan layanan purna jual yang siap 24 jam,” katanya.

Sehingga ke depan dia optimistis dengan pasar Jateng ini. Terlebih pembangunan infrastruktur terus berjalan apalagi ditambah dengan pembangunan tol Semarang-Solo menambah banyaknya peluang dan adanya perusahaan-perusahaan baru yang akan bermunculan.

“Peluang ini tentunya sangat berkaitan dengan pembangunan jalan tol sehingga memudahka dalam segi waktu maupun yang lain,” katanya.
 
Meski saat ini banyak masuk produk-produk kelistrikan dari luar seperti dari China maupun dari Eropa, hal itu tidak membuat distributor schneider di Jateng dan DIY ini pesimistis. “Jadi dalam benak masyarakat itu sudah bisa memilih produk yang berkualitas, karena berkaitan dengan safety,” katanya. (hid/ric)